FKIP – Universitas Islam Kadiri https://uniska-kediri.id Excellent in Quality Thu, 27 Nov 2025 23:22:13 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://uniska-kediri.id/wp-content/uploads/2023/01/cropped-uniska-fav-32x32.png FKIP – Universitas Islam Kadiri https://uniska-kediri.id 32 32 Menikmati Proses, Meraih Prestasi: Kisah Lulusan Terbaik FKIP Uniska Kediri https://uniska-kediri.id/menikmati-proses-meraih-prestasi-kisah-lulusan-terbaik-fkip-uniska-kediri/ Thu, 27 Nov 2025 23:22:13 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9121 Datang dari Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Aldyth Fadhlur Rochman Al Fauzan menempuh perjalanan jauh untuk belajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uniska Kediri. Ribuan kilometer dari rumah, ia menemukan lingkungan baru yang memberinya ruang untuk tumbuh—bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai pembelajar yang memahami bahwa pendidikan tak sekadar teori, melainkan pengalaman yang membentuk cara pandang dan karakter.

Dalam penelitiannya, Aldyth mengangkat topik yang dekat dengan kehidupan generasi sekarang: “The Impact of Using YouTube on English Listening Comprehension.” Ia melihat bahwa YouTube bukan hanya platform hiburan, tetapi juga media yang berpotensi kuat dalam membantu proses pembelajaran, terutama kemampuan listening bahasa Inggris. Dari sinilah ia ingin membuktikan bahwa aktivitas sehari-hari dapat menjadi jembatan untuk memahami bahasa dan memperluas wawasan.

Perjalanan kuliahnya juga tidak lepas dari tantangan. Aldyth harus membagi waktu antara kuliah, organisasi, dan Program Kampus Merdeka yang ia ikuti. Ketiganya menuntut fokus dan komitmen berbeda, sehingga ia sempat merasakan beratnya beban aktivitas. Namun perlahan, ia mulai menata jadwal, menentukan prioritas, serta menjaga komunikasi dengan dosen agar semuanya berjalan seimbang. Dukungan teman dan lingkungan kampus yang hangat membuat proses tersebut semakin mudah dijalani.

Menjelang kelulusannya, Aldyth menyampaikan pesan bagi adik-adik tingkat agar tidak terburu-buru dalam menjalani kuliah. Menurutnya, setiap orang memiliki ritme belajarnya sendiri. Menikmati proses, berani bertanya, dan berdiskusi dengan dosen maupun kakak tingkat adalah bagian penting dari menjadi pembelajar yang sesungguhnya. Pendidikan, baginya, bukan hanya soal buku, tetapi juga tentang belajar dari orang-orang di sekitar.

Ke depan, Aldyth berencana bekerja terlebih dahulu sebelum melanjutkan studi S2, guna memahami kebutuhan dunia kerja secara nyata. Ia berharap ilmu yang ia peroleh dapat bermanfaat bagi banyak orang dan menjadi bekal dalam menentukan arah kariernya di masa mendatang.

Baca Juga : Konsisten Berkarya dan Berkontribusi: Kisah Lulusan Terbaik Teknik Elektro Uniska Kediri

Sebagai fakultas yang terus berkembang, FKIP Uniska Kediri hadir dengan komitmen menghadirkan pendidikan yang humanis, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui dosen-dosen yang terbuka untuk berdiskusi, lingkungan belajar yang nyaman, serta dukungan terhadap program-program inovatif mahasiswa, FKIP Uniska menjadi ruang ideal bagi calon pendidik dari berbagai daerah untuk mengembangkan potensi dan membangun masa depan pendidikan Indonesia.

]]>
Jurus Jitu Memahami Bacaan Akademik di Era Digital https://uniska-kediri.id/strategi-efektif-memahami-bacaan-akademik-di-era-digital/ Mon, 28 Jul 2025 04:03:10 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=7821 Di zaman serba digital seperti sekarang, akses ke buku elektronik, jurnal, dan artikel ilmiah jadi sangat mudah. Sayangnya, banyak orang merasa kesulitan memahami isi bacaan akademik, cepat lelah, atau bingung terutama saat membaca teks yang berbahasa Inggris. Untuk itu, Irwan Sulistyanto, S.Pd., M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Uniska Kediri, membagikan lima jurus jitu agar siapa saja bisa lebih mudah memahami bacaan akademik di era digital.

Jurus pertama adalah membaca dengan tujuan yang jelas. “Sebelum mulai membaca, tanyakan pada diri sendiri, apa yang ingin saya dapatkan dari bacaan ini? Dengan tujuan yang jelas, pikiran akan lebih fokus menyaring informasi penting,” kata Irwan. Dia juga menyarankan agar pembaca menggunakan teknik skimming (membaca cepat untuk ide utama) dan scanning (mencari informasi khusus) supaya tidak merasa kewalahan membaca keseluruhan teks panjang.

Selanjutnya, Irwan menyarankan untuk menggunakan kamus akademik jika artikel yang dibaca ditulis dalam bahasa Inggris, alih-alih hanya mengandalkan Google Translate. “Istilah dalam artikel ilmiah sering memiliki makna khusus. Gunakan kamus seperti Oxford atau Cambridge yang memang dirancang untuk kebutuhan akademik,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengenal struktur artikel ilmiah, yang umumnya terdiri dari abstrak, pendahuluan, metode, hasil, diskusi, dan kesimpulan. Menurutnya, fokus pada bagian abstrak dan diskusi dapat membantu pembaca lebih cepat memahami inti penelitian tanpa harus membaca seluruh isi artikel secara mendetail.

Irwan juga merekomendasikan penggunaan aplikasi digital seperti Mendeley atau Zotero untuk mengatur referensi, serta Grammarly untuk membantu memahami struktur kalimat yang rumit. Terakhir, ia mengingatkan supaya jangan membaca terlalu banyak sekaligus. “Lebih baik baca sedikit tapi benar-benar dipahami daripada banyak tapi hanya sekadar lewat,” katanya.

]]>
“Visiting Lecture” FKIP Uniska Kediri: Jembatani Dunia Akademik dan Lembaga Kursus, Kolaborasi Terus Berlanjut https://uniska-kediri.id/visiting-lecture-fkip-uniska-kediri-jembatani-dunia-akademik-dan-lembaga-kursus-kolaborasi-terus-berlanjut/ Sun, 27 Jul 2025 05:01:10 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=7834

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Uniska Kediri kembali melaksanakan kegiatan rutin “Visiting Lecture” (VL) setiap hari Sabtu di dua lembaga kursus ternama di Kampung Inggris Pare, yakni Basic English Course (BEC) dan Global English (GE). Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan workshop kemitraan yang telah berjalan sejak tahun 2024 dan terus menyasar peserta kursus yang belum berstatus mahasiswa.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pembelajaran akademik melalui tiga topik utama: Critical Reading, Essay Writing, dan Academic Writing. Materi disampaikan oleh dosen-dosen FKIP Uniska Kediri, yaitu Erwin Hari Kurniawan, M.Pd. untuk Critical Reading, Wildan Isna Asyhar, M.Pd. untuk Essay Writing, dan M. Syaichul Muhyidin, M.Pd. sebagai koordinator yang membawakan Academic Writing.

Kedua lembaga mitra menyambut baik bentuk kegiatan ini dan memastikan bahwa kerja sama akan terus berlanjut. Program ini dinilai memberi dampak positif bagi peserta kursus dalam memahami konsep-konsep dasar penulisan akademik yang bermanfaat untuk jenjang pendidikan lebih lanjut.

Baca juga: FKIP UNISKA Kediri Redefinisi UAS Lewat ICELS 2025: Konferensi Internasional Khusus Mahasiswa S1

Melalui “Visiting Lecture”, FKIP Uniska Kediri memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan lembaga kursus bahasa, sekaligus membuka ruang pembelajaran yang lebih luas dan relevan bagi masyarakat. Komitmen ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Uniska untuk hadir di tengah komunitas pendidikan nonformal dan mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia.

]]>
Cerita OrtUniska: di Kampus Berkarya, di Rumah Bahagia https://uniska-kediri.id/cerita-ortuniska-di-kampus-berkarya-di-rumah-bahagia/ Wed, 23 Jul 2025 12:00:54 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=7729 Menjadi dosen atau tenaga kependidikan bukan hanya tentang tanggung jawab di ruang kelas dan kantor. Bagi para sivitas akademika Universitas Islam Kadiri (Uniska), peran profesional ini dijalani beriringan dengan satu tanggung jawab besar lainnya: menjadi orang tua yang hadir dan peduli di rumah.  Happy Children’s Day 2025!

]]>