Fakultas Hukum – Universitas Islam Kadiri https://uniska-kediri.id Excellent in Quality Fri, 01 May 2026 02:45:25 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://uniska-kediri.id/wp-content/uploads/2023/01/cropped-uniska-fav-32x32.png Fakultas Hukum – Universitas Islam Kadiri https://uniska-kediri.id 32 32 Faculty of Law Competition 2026 UNISKA Kediri Sukses Digelar, Dorong Literasi Hukum dan Kreativitas Pelajar Indonesia https://uniska-kediri.id/faculty-of-law-competition-2026-uniska-kediri-sukses-digelar-dorong-literasi-hukum-dan-kreativitas-pelajar-indonesia/ Fri, 01 May 2026 02:42:27 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9723

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (BEM FH Uniska Kediri) sukses menyelenggarakan Faculty of Law Competition 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yang dimulai dari 27 April 2026 hingga 29 April 2026 ini menjadi salah satu agenda kompetisi pelajar yang tidak hanya menghadirkan semangat berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, pengembangan diri, serta penguatan literasi hukum bagi generasi muda.

Faculty of Law Competition 2026 diikuti oleh peserta tingkat SMA/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme para peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga babak akhir perlombaan. Para pelajar hadir dengan semangat tinggi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik dalam menyampaikan argumentasi hukum maupun menuangkan gagasan kreatif melalui karya visual.

Pada tahun ini, Faculty of Law Competition 2026 mengusung tema “Penguatan Literasi Hukum sebagai Pilar Pembentukan Karakter Generasi Muda di Era Perkembangan Digital”. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk respons terhadap pentingnya pemahaman hukum di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang semakin pesat.

Melalui tema tersebut, BEM FH Uniska Kediri ingin menegaskan bahwa literasi hukum tidak hanya menjadi kebutuhan bagi mahasiswa hukum atau praktisi hukum semata, tetapi juga penting dikenalkan sejak dini kepada generasi muda. Pemahaman hukum yang baik diharapkan dapat membentuk pelajar yang kritis, berkarakter, bertanggung jawab, serta mampu menyikapi berbagai persoalan sosial dan digital secara bijak.

Faculty of Law Competition 2026 menghadirkan dua cabang lomba utama, yaitu debat hukum dan desain infografis. Kedua cabang lomba tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta dari dua sisi yang berbeda, namun saling melengkapi.

Pada cabang debat hukum, para peserta dituntut untuk mampu berpikir kritis, menyusun argumentasi secara logis, memahami isu hukum yang diperdebatkan, serta menyampaikan pendapat dengan percaya diri dan sistematis. Tidak hanya itu, peserta juga diuji dalam hal kemampuan menganalisis persoalan, mempertahankan argumen, serta merespons pandangan lawan debat secara objektif dan akademis.

Sementara itu, cabang desain infografis menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas visual dalam menyampaikan pesan hukum kepada masyarakat. Melalui karya infografis, peserta diajak untuk mengolah informasi hukum menjadi tampilan yang menarik, mudah dipahami, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital.

Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Mulai dari tahap registrasi, penyisihan, penilaian karya, hingga babak final, para peserta menunjukkan kualitas dan potensi yang sangat membanggakan. Setiap peserta berusaha memberikan penampilan terbaik, baik secara individu maupun tim.

Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta membangun mental kompetitif yang sehat. Lebih dari sekadar ajang perlombaan, Faculty of Law Competition 2026 menjadi sarana edukatif yang mempertemukan semangat akademik, kreativitas, dan kepedulian terhadap pentingnya kesadaran hukum.

Pada cabang lomba debat hukum, persaingan berlangsung ketat. Para peserta menunjukkan kemampuan argumentasi yang matang, penguasaan materi yang baik, serta keberanian dalam menyampaikan pendapat. Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, diperoleh para pemenang sebagai berikut:

Juara 1: SMA Unggulan Darul Ulum Jombang
Juara 2: SMAN 1 Mojo
Juara 3: SMAN 2 Kediri

Sementara itu, pada cabang lomba desain infografis, para peserta menampilkan berbagai karya kreatif dengan pesan yang kuat dan tampilan visual yang menarik. Karya-karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa pelajar memiliki kemampuan besar dalam mengemas isu hukum menjadi media edukasi yang informatif dan mudah diterima oleh masyarakat luas.

Adapun para pemenang cabang lomba desain infografis adalah sebagai berikut:

Juara 1: MAN 1 Tulungagung
Juara 2: SMAN 1 Nganjuk
Juara 3: SMAN 1 Bawang

Keberhasilan para pemenang menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang akademik, hukum, komunikasi, dan kreativitas digital. Prestasi yang diraih juga menunjukkan bahwa literasi hukum dapat dikembangkan melalui berbagai pendekatan, baik melalui forum debat maupun media visual yang inovatif.

Melalui kegiatan ini, BEM FH Uniska Kediri berharap para peserta tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga pengalaman, wawasan, dan semangat baru untuk terus belajar. Kompetisi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa hukum memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di era digital yang menuntut generasi muda untuk lebih cermat, kritis, dan bertanggung jawab.

Faculty of Law Competition 2026 juga menjadi wujud komitmen Fakultas Hukum Uniska Kediri dalam mendukung pengembangan literasi hukum di kalangan pelajar. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda positif yang mampu menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan pelajar SMA/sederajat, sekaligus memperkenalkan pentingnya pendidikan hukum sejak dini.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, BEM FH Uniska Kediri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia, dewan juri, pihak sekolah, pendamping peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Faculty of Law Competition 2026.

Baca Juga : Uniska Kediri Resmikan SPKLU Uniska Center, Perkuat Komitmen Kampus Berdampak dan Dukung Transisi Energi Bersih

BEM FH Uniska Kediri berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan cakupan yang lebih luas, kualitas yang semakin baik, serta manfaat yang semakin besar bagi pelajar Indonesia. Faculty of Law Competition 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar hukum, berpikir kritis, dan kreatif di tengah perkembangan zaman.

]]>
Ngopi Hukum di Kelurahan Betet, Bahas Sertifikasi Tanah dan Sengketa Waris Bersama BEM FH Uniska Kediri https://uniska-kediri.id/ngopi-hukum-di-kelurahan-betet-bahas-sertifikasi-tanah-dan-sengketa-waris-bersama-bem-fh-uniska-kediri/ Fri, 23 Jan 2026 08:14:50 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9512 Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (BEM FH Uniska Kediri) melalui Divisi Sosial dan Pengabdian Masyarakat menggelar kegiatan Ngopi Hukum (Ngobrol Pintar Seputar Hukum) bersama masyarakat Kelurahan Betet pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Kelurahan Betet ini menjadi ruang dialog hukum yang edukatif dan partisipatif bagi masyarakat.

Mengusung tema “Optimalisasi Pemahaman Hukum dalam Masyarakat sebagai Upaya Pencegahan Sengketa”, kegiatan ini dipandu oleh MC Dhea Ananda dan Kesha Ardi, serta dimoderatori oleh Hamdan Zaki Mustofa. Diskusi berlangsung interaktif dengan menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Trinas Dewi H., S.H., M.H. dan Dr. Huzaimah A.A., S.H.I., M.H.

Dalam sesi pertama, pemateri mengulas urgensi sertifikasi tanah, khususnya konversi dokumen kepemilikan tradisional seperti Letter C atau Girik menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 yang menetapkan batas pengakuan Letter C sebagai alat bukti tertulis hingga 2 Februari 2026. Setelah batas waktu tersebut, Letter C hanya berfungsi sebagai petunjuk pendaftaran dengan mekanisme pembuktian yang lebih kompleks.

Masyarakat pun didorong untuk segera memanfaatkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) maupun pendaftaran sporadik guna memperoleh kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah.

Materi berikutnya membahas Hukum Waris Perdata (BW) sebagai upaya pencegahan konflik keluarga. Pemateri menjelaskan secara komprehensif mengenai syarat pewarisan, golongan ahli waris, serta pihak-pihak yang secara hukum dinyatakan tidak patut mewaris. Pembahasan ini dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat yang kerap dihadapkan pada permasalahan pembagian waris.

Sejumlah warga Kelurahan Betet menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Ngopi Hukum ini. Materi yang disampaikan dinilai mudah dipahami, aplikatif, dan membantu masyarakat dalam memahami serta menyelesaikan persoalan sengketa waris dan pertanahan secara tepat sesuai ketentuan hukum. Warga juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, BEM FH Uniska Kediri turut membuka layanan konsultasi hukum gratis. Sosialisasi kegiatan dilaksanakan pada pukul 18.30–20.00 WIB, sementara layanan konsultasi dibuka pada pukul 15.00–17.00 WIB dan 20.00–21.00 WIB.

Baca Juga : Peringatan Isra Mi’raj FH Uniska Kediri: Menerangi Hati, Menguatkan Iman, dan Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan

Melalui kegiatan Ngopi Hukum, Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri terus menegaskan komitmennya dalam mencetak insan hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran FH Uniska Kediri sebagai fakultas yang aktif membangun kesadaran hukum dan memperkuat sinergi antara kampus dan masyarakat.

]]>
Peringatan Isra Mi’raj FH Uniska Kediri: Menerangi Hati, Menguatkan Iman, dan Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan https://uniska-kediri.id/peringatan-isra-miraj-fh-uniska-kediri-menerangi-hati-menguatkan-iman-dan-meningkatkan-kualitas-kepemimpinan/ Fri, 16 Jan 2026 14:10:46 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9503 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri melalui Divisi Sosial dan Pengabdian Masyarakat menyelenggarakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 16 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Kampus UNISKA Kediri dan diikuti oleh pengurus BEM, perwakilan kelas, serta Koordinator Program Studi Fakultas Hukum.

Acara yang mengusung tema “Menerangi Hati, Menguatkan Iman, dan Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan” tersebut dimulai pukul 15.00 WIB dengan rangkaian pembukaan yang berlangsung khidmat. Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum reflektif bagi mahasiswa untuk memperdalam nilai-nilai spiritual sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan Fakultas Hukum.

Sambutan pertama disampaikan oleh Koordinator Program Studi Fakultas Hukum, Bapak Ali Huristak Hartawan Hasibuan, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau berharap peringatan Isra Mi’raj dapat menjadi sarana memperkuat keimanan serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas antar mahasiswa Fakultas Hukum Uniska Kediri.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Gubernur BEM Fakultas Hukum. Ia menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual Isra Mi’raj dalam kehidupan mahasiswa, baik dalam aktivitas akademik maupun dalam menjalankan peran organisasi kemahasiswaan.

Baca Juga : Uniska Kediri Meniti Jejak Ulama, Ziarah Aulia di Jawa Timur

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tahlil dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Mohamad Candra, serta pembacaan mahalul qiyam sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung.

]]>
Fakultas Hukum Uniska Kediri, Kupas Tuntas Metode IRAC & Legal Opinion https://uniska-kediri.id/fakultas-hukum-uniska-kediri-kupas-tuntas-metode-irac-legal-opinion/ Wed, 10 Dec 2025 11:32:28 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9237 Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri, melalui Divisi Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) BEM FH Uniska Kediri gelar Workshop Kepenulisan Karya Ilmiah pada Rabu, 10 Desember 2025. Mengangkat tema “Menyusun Legal Opinion Berdasarkan Kasus: Metode IRAC & Penerapannya”, kegiatan ini menghadirkan suasana belajar yang dinamis dan interaktif bagi para mahasiswa.

Acara yang berlangsung di Aula Gedung F Lantai 7 Pascasarjana Uniska Kediri tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan diikuti oleh puluhan mahasiswa dari Fakultas Hukum Uniska Kediri, dengan antusiasme tinggi. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen Divisi PSDM dalam meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, khususnya dalam keterampilan penulisan ilmiah dan penyusunan dokumen hukum yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Divisi PSDM BEM FH Uniska Kediri menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan analisis hukum secara sistematis. Sementara itu, Kaprodi Fakultas Hukum Uniska Kediri, Bapak Ali Huristak Hartawan Hasibuan, S.E., S.H., M.H., menegaskan bahwa literasi hukum dan kemampuan menulis merupakan modal utama mahasiswa hukum dalam menghadapi kebutuhan akademik maupun dunia profesi.

Materi utama disampaikan oleh Dr. Mahfud Fahrazi, S.H.I., M.H., yang mengupas secara komprehensif metode IMRAD, IRAC, dan FIRAC serta penerapannya dalam penyusunan legal opinion. Beliau juga menekankan pentingnya pemahaman struktur kasus, ketepatan penggunaan metode, serta etika penulisan, termasuk kejujuran akademik, anti-plagiarisme, dan penggunaan aplikasi sitasi seperti Mendeley. Kegiatan dipandu oleh Nadiva Auliya A.P., yang berperan sebagai MC sekaligus moderator sehingga jalannya workshop berlangsung tertib dan komunikatif.

Selain mendapatkan wawasan mendalam, peserta juga memperoleh fasilitas berupa e-sertifikat gratis sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Workshop ditutup pada pukul 16.00 WIB dengan sesi foto bersama antara pemateri, peserta, dan panitia.

Baca Juga : Uniska Kediri dan BRI Rajawali Jawa Timur Wujudkan Penyaluran KIP Kuliah yang Cepat, Aman, dan Transparan

Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Uniska Kediri berharap mahasiswa semakin terampil dalam menulis karya ilmiah serta mampu mengembangkan analisis hukum yang tajam, sistematis, dan berbasis fakta. Harapannya, para mahasiswa dapat menjadi Agent of Change yang berani menyampaikan gagasan melalui tulisan yang berkualitas.

]]>
Wisudawan Terbaik Fakultas Hukum, Mengkaji Sound Horeg dalam Perspektif Hukum Pidana https://uniska-kediri.id/wisudawan-terbaik-fakultas-hukum-mengkaji-sound-horeg-dalam-perspektif-hukum-pidana/ Thu, 27 Nov 2025 00:05:23 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9097 Ketekunan dan konsistensi belajar mengantarkan Yulia Trianing Putri meraih predikat lulusan terbaik Fakultas Hukum Uniska Kediri pada Wisuda Sarjana ke-45 Tahun 2025. Sosoknya dikenal sebagai mahasiswa yang tidak hanya disiplin, tetapi juga mampu menjaga motivasi diri di tengah berbagai tantangan akademik. Kepada adik tingkat, Yulia berpesan agar tidak mudah menyerah dan tetap berusaha hadir kuliah meski rasa malas atau lelah datang, karena proses itu adalah kunci pembentukan karakter mahasiswa yang unggul.

Dalam karya akademiknya, Yulia mengangkat isu yang tengah marak di masyarakat melalui skripsinya berjudul Tinjauan Yuridis Terhadap Kerusakan yang Diakibatkan oleh Pengeras Suara (Sound Horeg) Ditinjau dari Hukum Pidana Positif. Ia memilih tema tersebut karena keresahan pribadi terhadap suara keras serta tingginya fenomena penggunaan sound horeg yang menimbulkan gangguan bagi lingkungan. Melalui penelitian tersebut, Yulia tidak hanya menyajikan analisis hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian akademis terhadap persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Selama menempuh pendidikan di Uniska Kediri, Yulia mengaku merasakan suasana akademik yang nyaman dan suportif. Para dosen yang kompeten serta fasilitas kampus yang memadai menjadi fondasi penting yang membantunya menyelesaikan studi dengan prestasi tinggi. Tantangan terbesar justru datang dari dirinya sendiri, yaitu membangun keyakinan bahwa ia mampu melewati setiap proses dengan maksimal, sebuah mentalitas yang ia bentuk selama berkuliah di Fakultas Hukum.

Baca Juga : Inspiratif! Inilah Lulusan Terbaik Fakultas Ekonomi Uniska Kediri di Wisuda Sarjana ke-45

Prestasi Yulia menjadi bukti konsistensi Fakultas Hukum Uniska Kediri dalam melahirkan lulusan yang berkarakter, adaptif, serta memiliki kepekaan terhadap isu-isu hukum dan sosial. Fakultas Hukum berkomitmen terus menghadirkan lingkungan belajar yang berkualitas, didukung dosen profesional dan fasilitas yang memadai, sehingga mampu mencetak generasi hukum yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat maupun dunia profesional.

]]>
Dosen Fakultas Hukum Uniska Kediri Borong Juara Nasional ADHAPER 2025 https://uniska-kediri.id/dosen-fakultas-hukum-uniska-kediri-borong-juara-nasional-adhaper-2025/ Sun, 23 Nov 2025 10:31:52 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9066 Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri kembali mencatatkan prestasi membanggakan pada Konferensi Nasional ke-8 Asosiasi Dosen Hukum Acara Perdata (ADHAPER) yang digelar di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta pada 19–21 November 2025. Dari sekitar 100 artikel ilmiah yang dikirimkan dosen-dosen hukum dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia, tiga dosen Fakultas Hukum Uniska Kediri berhasil meraih penghargaan artikel terbaik di masing-masing chamber, menunjukkan kualitas riset dan keilmuan yang semakin kuat.

Pada kategori Artikel Terbaik Pertama Chamber 1, Dr. Emi Pujasa Handayani, S.H., M.H. berhasil lolos sebagai yang terbaik melalui artikel berjudul “The Intersection of Family Law and The Protection of Women and Children”. Karya ini menyoroti urgensi perlindungan hukum bagi perempuan dan anak sebagai kelompok rentan dalam sistem hukum keluarga, serta tantangan pembaruan regulasi di masa mendatang. Di Chamber 4, Dr. Zainal Arifin, S.H., M.H. meraih Juara Kedua dengan artikel yang membahas upaya perlindungan konsumen media dari maraknya ulasan palsu yang dapat menyesatkan publik. Sementara itu, Ali Hasibuan, S.H., M.H. meraih Juara Ketiga Chamber 3 melalui tulisannya mengenai regulasi fintech dan perlindungan generasi muda dari jebakan utang digital yang dipicu layanan Buy Now Pay Later dan fenomena FOMO.

Ketua ADHAPER, Prof. Dr. Laela Fahria, menyampaikan apresiasi atas kualitas karya dari ketiga dosen Uniska Kediri tersebut. Ia menegaskan bahwa artikel-artikel terbaik dari masing-masing chamber akan dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi atau jurnal nasional terakreditasi Sinta 2 sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi ilmiah yang signifikan. Selain itu, para pemenang juga menerima sertifikat penghargaan resmi dari ADHAPER sebagai pengakuan atas capaian akademik mereka.

Sekretaris ADHAPER, Dr. Hamidi Maskur, turut menegaskan bahwa capaian Uniska Kediri ini menjadi indikator positif meningkatnya kualitas penelitian di bidang hukum acara perdata di Indonesia. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para akademisi hukum untuk terus memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah yang relevan dengan perkembangan hukum pada era digital.

Rektor Uniska Kediri, Prof. Dr. H. Bambang Yulianto, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan tiga dosen Fakultas Hukum ini semakin memperkuat posisi UNISKA sebagai kampus yang berperan aktif dalam pengembangan keilmuan dan penelitian hukum di tingkat nasional. Beliau menegaskan bahwa UNISKA berkomitmen mendorong budaya riset yang berkualitas, publikasi berstandar internasional, serta memperluas jejaring akademik nasional maupun global. Prestasi ini menjadi bukti nyata kontribusi Uniska Kediri dalam menciptakan penelitian-penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat hukum modern dan dinamika dunia digital.

]]>
Perkuat Wawasan Advokasi Mahasiswa, BEM FH Uniska Kediri Gelar FGD Bersama PERADI SAI Kediri Raya https://uniska-kediri.id/perkuat-wawasan-advokasi-mahasiswa-bem-fh-uniska-gelar-fgd-bersama-peradi-sai-kediri-raya/ Thu, 20 Nov 2025 12:34:13 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9072 Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri Kabinet WIYAKSA melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Dewan Pimpinan Cabang PERADI SAI Kediri Raya. Kegiatan yang berlangsung di kantor PERADI SAI Kediri Raya pada 20 November 2025, sebagai upaya memperkuat kapasitas dan wawasan mahasiswa terkait praktik penegakan hukum dan dunia advokasi.

Dalam sesi inti, Suryanto, S.H., M.H. dan Dipa Kurniyantoro, S.H., M.H. selaku pengurus PERADI SAI Kediri Raya memaparkan berbagai aspek penting dalam proses penegakan hukum. Salah satu poin ditekankan yakni bahwa tindakan penangkapan oleh aparat wajib disertai surat resmi sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak tersangka. Narasumber juga menegaskan bahwa perjanjian baku tidak serta-merta dianggap melanggar Pasal 1320 KUHPerdata selama unsur kesepakatan dilakukan secara bebas dan tanpa paksaan.

Diskusi berlanjut pada pembahasan mengenai perbedaan karakteristik Commanditaire Vennootschap (CV) dan Perseroan Terbatas (PT). CV dijelaskan sebagai badan usaha yang bukan berbadan hukum sehingga sekutu masih memikul tanggung jawab pribadi, sedangkan PT merupakan badan hukum dengan prinsip limited liability berdasarkan modal yang ditanamkan pemegang saham. Penjelasan ini membantu mahasiswa memahami implikasi hukum dari dua bentuk entitas usaha tersebut.

Selain itu, peserta FGD juga mendapat penguatan materi mengenai hak cipta, khususnya terkait potensi sengketa royalti ketika tidak ada perjanjian tertulis antara pencipta dan pihak pengguna. Narasumber menekankan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual melalui kontrak yang jelas dan mengikat.

Pada bagian akhir, Dipa Kurniyantoro membahas nilai-nilai profesionalisme advokat, mulai dari tanggung jawab memberikan pendampingan hukum hingga pentingnya imunitas profesi sebagai bagian dari pelaksanaan tugas sesuai kode etik. Prinsip ini sejalan dengan asas praduga tak bersalah yang menjadi pilar utama dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.

Baca Juga : Dosen Fakultas Hukum Uniska Kediri Borong Juara Nasional ADHAPER 2025

Melalui kegiatan ini, BEM FH UNISKA berharap mahasiswa memperoleh perspektif lebih luas mengenai praktik hukum di lapangan, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan profesi advokat. FGD ini menjadi ruang belajar strategis bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesi hukum yang menuntut integritas, ketelitian, dan kompetensi yang kuat.

]]>
Tim Debat Fakultas Hukum Uniska Kediri Buktikan Kualitas di Ajang IDJC UNESA 2025 https://uniska-kediri.id/tim-debat-fakultas-hukum-uniska-kediri-buktikan-kualitas-di-ajang-idjc-unesa-2025/ Sat, 01 Nov 2025 15:51:33 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8879 Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri meraih Juara 2 dalam ajang International Debate Justicia Competition (IDJC) UNESA 2K25 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya. Kompetisi ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom sejak 3 Oktober hingga 1 November 2025, dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari dalam maupun luar negeri.

Tim debat Fakultas Hukum Uniska Kediri terdiri dari Atika Dwi Lestari (1st Speaker), Aprilianto Mardiansyah (2nd Speaker), dan Aisyah Mawadah Warohmah (3rd Speaker). Ketiganya melalui proses seleksi internal sebelum mewakili fakultas dalam ajang tersebut. Motivasi mereka mengikuti lomba didasari oleh keinginan untuk mengasah kemampuan debat hukum di tingkat internasional serta menambah pengalaman akademik di bidang hukum publik.

Persiapan dilakukan secara intensif dengan memperdalam isu-isu hukum internasional, memperkuat dasar argumen hukum, serta melatih kemampuan penyampaian gagasan dalam bahasa Inggris. Tim juga rutin melakukan simulasi debat dan diskusi kasus hukum yang relevan dengan topik kompetisi. Seluruh proses dilakukan dengan komitmen dan kerja sama yang baik antaranggota tim.

Dalam proses persiapan, tim mendapatkan bimbingan dari Dr. Mahfud Fahrazi, S.H.I., M.H., Siciliya Mardian Yoel, S.H., M.H., serta Ali Huristak Hartawan Hasibuan, S.H., M.H. selaku Koordinator Program Studi Hukum. Dukungan dari fakultas dan kampus diberikan dalam bentuk pendampingan akademik, penyediaan fasilitas latihan, serta motivasi untuk tampil percaya diri membawa nama Uniska Kediri.

Baca Juga : Uniska Kediri Toreh Prestasi di Ajang Kearsipan Nasional

Melalui capaian ini, tim Uniska Kediri berharap pengalaman mereka dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk aktif mengikuti kompetisi akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Mengikuti lomba seperti ini memberi banyak pelajaran, bukan hanya tentang debat, tetapi juga tentang disiplin, kerja sama, dan berpikir kritis,” ujar mereka.

]]>
Dosen Fakultas Hukum Uniska Kediri, Catat Rekor Lulusan Doktor Tercepat di UII Yogyakarta https://uniska-kediri.id/dosen-fakultas-hukum-uniska-kediri-catat-rekor-lulusan-doktor-tercepat-di-uii-yogyakarta/ Sat, 25 Oct 2025 01:28:45 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8817 Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri. Dosen Fakultas Hukum Uniska Kediri, Dr. Huzaimah Al-Anshori, S.H., M.H., resmi meraih gelar Doktor Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dengan catatan waktu studi tercepat sepanjang sejarah program tersebut, yakni 3 tahun, 2 bulan, dan 14 hari.

Dalam sidang terbuka promosi doktor yang digelar pada Jumat, 24 Oktober 2025, di Auditorium Fakultas Hukum UII, Yogyakarta, Huzaimah dinyatakan lulus dengan hasil sangat memuaskan. Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H., M.Hum., selaku Ketua Sidang sekaligus Dekan Fakultas Hukum UII, dengan tim promotor dan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. M. Syamsudin, S.H., M.H. (Promotor), Drs. Agus Triyanta, M.A., M.H., Ph.D. (Co-Promotor), serta beberapa guru besar dan dosen senior lainnya. Menurut Prof. Dr. M. Syamsudin, capaian Huzaimah menjadi sejarah baru bagi Fakultas Hukum UII Yogyakarta. “Sejak dibukanya Program Doktor Hukum pada tahun 2001, baru kali ini ada mahasiswa yang menyelesaikan studi dalam waktu secepat ini,” ujarnya dengan bangga.

Kehadiran jajaran pimpinan Uniska Kediri dalam sidang terbuka turut memberikan dukungan moral dan apresiasi atas capaian tersebut. Hadir di antaranya Dr. H. Rinto Harno, S.Mn., M.M. (Ketua Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila), Dr. Hj. Putri Septi Naulina, S.E., M.M. (Bendahara YBCM), serta Dr. Zainal Arifin, S.S., S.H., M.H., M.Pd.I. (Dekan Fakultas Hukum Uniska Kediri). Turut hadir pula Dr. Miftahul Munir, S.E., M.M., Wakil Rektor III UNISKA Kediri, bersama jajaran pejabat rektorat Uniska Kediri lainnya yang hadir sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan atas pencapaian dosen Fakultas Hukum tersebut.

Dekan Fakultas Hukum Uniska Kediri, Dr. Zainal Arifin, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Huzaimah. Ia menjelaskan bahwa Fakultas Hukum Uniska Kediri saat ini memiliki 14 dosen, dengan tujuh di antaranya sudah bergelar doktor, dan empat lainnya masih menempuh pendidikan doktoral di berbagai perguruan tinggi. “Jika empat dosen tersebut lulus, maka lebih dari 80 persen dosen Fakultas Hukum Uniska Kediri akan bergelar doktor,” ungkapnya.

Dalam disertasinya berjudul “Reformulasi Pengaturan Ahli Waris Wakif dalam Hukum Wakaf di Indonesia”, Huzaimah menyoroti persoalan ketidakharmonisan regulasi yang menyebabkan terjadinya sengketa wakaf, khususnya terkait peran ahli waris wakif. Ia menemukan bahwa perbedaan norma antara UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf dengan aturan turunannya seperti PP No. 42 Tahun 2006 dan Permen ATR/BPN No. 2 Tahun 2017 menimbulkan multitafsir yang berpotensi melemahkan kepastian hukum dalam praktik wakaf.

Melalui pendekatan normatif dan sosiologis yang dianalisis secara deskriptif-kualitatif, Huzaimah mengungkap bahwa faktor utama penyebab sengketa wakaf antara lain adalah ketidaktegasan substansi hukum, minimnya peran lembaga terkait seperti Kantor Urusan Agama (KUA) dalam menangani persoalan kenazhiran, serta rendahnya literasi hukum masyarakat. Berdasarkan temuan tersebut, ia mengusulkan reformulasi pengaturan ahli waris wakif agar menjamin kepastian, kemanfaatan, dan perlindungan hukum terhadap harta wakaf di Indonesia.

Baca Juga : Terpilih Sebagai Duta Literasi Keuangan OJK, Mahasiswa Uniska Kediri Ajak Generasi Muda Melek Finansial

Prestasi yang diraih Dr. Huzaimah Al-Anshori tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menambah deretan capaian akademik dosen-dosen Uniska Kediri. Keberhasilannya mencatat rekor sebagai lulusan tercepat Program Doktor Hukum UII diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika Uniska Kediri untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian dalam bidang hukum dan sosial kemasyarakatan.

]]>
Mahasiswa Baru Fakultas Hukum Uniska Kediri Dibekali Integritas dan Kepekaan Hukum di Era Society 5.0 https://uniska-kediri.id/mahasiswa-baru-fakultas-hukum-uniska-kediri-dibekali-integritas-dan-kepekaan-hukum-di-era-society-5-0/ Mon, 22 Sep 2025 10:55:15 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8722 Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri menggelar kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru dengan tema “Mewujudkan Jurist yang Berintegritas dan Kritis terhadap Isu Hukum di Era Society 5.0 dengan Berlandaskan Jiwa Pancasila”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 22 September 2025 ini bertempat di Aula Aswaja, Gedung Fakultas Ekonomi lantai 7, dan diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum dengan dukungan penuh dari pihak fakultas.

Acara orientasi ini bertujuan memberikan bekal awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia akademik di Fakultas Hukum Uniska Kediri. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada lingkungan kampus, nilai-nilai integritas akademik, serta wawasan kebangsaan dan kesadaran hukum. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirancang untuk mengembangkan soft skills, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan membentuk karakter mahasiswa yang tangguh secara mental, emosional, dan intelektual.

Rangkaian acara dimulai dengan apel bersama seluruh mahasiswa baru Uniska Kediri di lapangan 3 in 1, sebelum kemudian peserta Fakultas Hukum diarahkan menuju Aula Aswaja. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Uniska, dan Mars Nahdlatul Ulama, dilanjutkan sambutan Dekan Fakultas Hukum Uniska Kediri, Dr. Zaenal Arifin, S.S., S.H., M.Pd.I., M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya membentuk mahasiswa hukum yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga berjiwa kritis dan berintegritas. Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Dekan sebagai simbol dimulainya kegiatan orientasi studi.

Pada sesi materi pertama, Koordinator Program Studi Ilmu Hukum, Bapak Ali Huristak Hartawan Hasibuan, S.H., M.H., memberikan paparan mendalam tentang sistem akademik di Uniska Kediri, mulai dari struktur kurikulum, sistem kredit semester, hingga tata cara pelaksanaan kegiatan akademik. Materi ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru dalam memahami mekanisme perkuliahan dan proses akademik di Fakultas Hukum.

Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Topan Yulia Pratama, S.H., M.H., selaku pembina BEM Fakultas Hukum, yang membahas tema besar tentang keorganisasian. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya organisasi sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa. Mahasiswa diajak memahami dasar-dasar manajemen organisasi, nilai kebersamaan, serta peran strategis mahasiswa dalam menggerakkan roda organisasi baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat.

Materi terakhir disampaikan oleh Dr. Mahfud Fahrazi, S.HI., M.H., yang membahas topik “Hukum sebagai Sarana Memanusiakan Manusia”. Ia menegaskan bahwa hukum tidak hanya berupa aturan tertulis, melainkan juga sarana untuk menjaga harkat dan martabat manusia. Melalui perspektif ini, mahasiswa diajak untuk melihat hukum sebagai instrumen kemanusiaan yang bertujuan mewujudkan keadilan, ketertiban, dan kesejahteraan bersama.

Secara keseluruhan, kegiatan orientasi studi Fakultas Hukum Uniska Kediri berjalan lancar dan penuh antusiasme. Mahasiswa baru tampak aktif mengikuti setiap sesi materi, berdiskusi, dan berinteraksi dengan narasumber. Semangat dan partisipasi mereka menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan dunia kampus, tetapi juga menanamkan nilai-nilai fundamental yang akan menjadi landasan dalam perjalanan akademik dan profesional mereka sebagai calon sarjana hukum yang berintegritas.

]]>