Penelitian – Universitas Islam Kadiri https://uniska-kediri.id Excellent in Quality Wed, 06 May 2026 05:32:05 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://uniska-kediri.id/wp-content/uploads/2023/01/cropped-uniska-fav-32x32.png Penelitian – Universitas Islam Kadiri https://uniska-kediri.id 32 32 Dosen Uniska Kediri Borong Pendanaan Riset Strategis Kemdiktisaintek 2026 https://uniska-kediri.id/dosen-uniska-kediri-borong-pendanaan-riset-strategis-kemdiktisaintek-2026/ Thu, 07 May 2026 03:55:58 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9738

Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri kembali mencatatkan capaian membanggakan di bidang riset dan pengembangan. Sejumlah dosen Uniska Kediri berhasil lolos sebagai penerima Program Pendanaan Riset dan Pengembangan Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui platform BIMA.

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Uniska Kediri dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan hilirisasi ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat. Rektor beserta segenap civitas academica Universitas Islam Kadiri Kediri menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen penerima pendanaan tersebut.

Pada skema Penelitian Dosen Pemula Hibah Kemdiktisaintek Tahun 2026, lima dosen Uniska Kediri berhasil memperoleh pendanaan. Mereka adalah Imam Habibi, S.P., M.Sc. dari Program Studi Agroteknologi dengan judul riset “Sistem Budidaya Tanaman Jagung Terpadu dan Bioremediasi Lahan Hutan Masyarakat”; Heru Setyadi, S.P., M.Sc. dari Program Studi Agribisnis dengan judul “Repositioning dan Remodeling Kawasan Agropolitan melalui Sistem Manajemen Agribisnis Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri”; serta A. Anas Haikal, S.Si., M.MT. dari Program Studi Teknik Industri dengan judul “Pengembangan Model Umur Simpan Tomat Berbasis Data Fisik dengan Pendekatan Learn untuk Reduksi Food Loss Pascapanen.”

Selain itu, pendanaan pada skema yang sama juga diraih oleh Dr. Endang Sapta Hari Sosiawati, S.Pt., M.P. dari Program Studi Peternakan melalui riset “Analisis Ketersediaan Susu Segar Peternakan Sapi Perah Kota Kediri sebagai Pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG)” serta Kristanti Yuntoro Putri, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dengan judul “Pengaruh Model Mitra Latih Berbicara Artificial Intelligence terhadap Kelancaran Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa.”

Prestasi UNISKA Kediri juga berlanjut pada skema Penelitian Fundamental–Reguler Kemdiktisaintek Tahun 2026. Dua dosen berhasil lolos dalam skema ini, yakni Dr. Efi Rokana, S.Pt., M.P. dari Program Studi Peternakan dan Dr. Ahmad Idris, S.E., M.M. dari Program Studi Manajemen.

Dr. Efi Rokana, S.Pt., M.P. mengusulkan penelitian berjudul “Inovasi Nanopartikel Kitosan Kombinasi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) dan Biji Durian (Durio zibethinus) sebagai Natural Immunostimulan Anti-PMK di Indonesia.” Riset ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan inovasi di bidang peternakan, khususnya dalam penguatan kesehatan ternak melalui pendekatan berbasis bahan alami dan teknologi nanopartikel.

Sementara itu, Dr. Ahmad Idris, S.E., M.M. memperoleh pendanaan melalui riset berjudul “Kinerja Berkelanjutan UMKM Disabilitas dengan Inklusi Keuangan Digital sebagai Perantara Transformasi Digital dan Literasi Keuangan.” Penelitian ini menegaskan perhatian UNISKA Kediri terhadap penguatan ekonomi inklusif, transformasi digital, serta pemberdayaan UMKM kelompok disabilitas.

Tak hanya pada skema penelitian, Uniska Kediri juga berhasil mencatatkan capaian pada Skema Hilirisasi Riset Prioritas Tahun 2026. Dr. Efi Rokana, S.Pt., M.P. kembali berhasil memperoleh pendanaan melalui proposal berjudul “Peningkatan Produktivitas Ternak Domba Berbasis Nanoenkapsulasi Chicory–Asparagopsis Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan melalui Pendekatan Metagenomics.”

Menurut Dr. Efi Rokana, program hilirisasi riset memiliki penekanan yang lebih kuat pada peluang komersialisasi hasil penelitian. Ia menjelaskan bahwa riset yang dikembangkan tidak hanya berhenti pada luaran akademik, tetapi juga harus memiliki potensi untuk diterapkan, dikembangkan bersama mitra, dan memberikan nilai manfaat yang lebih luas.

“Untuk program hiliriset, penekanannya adalah bahwa riset harus berpeluang untuk dikomersialisasikan dengan menggandeng mitra, termasuk adanya kontribusi pendanaan dari mitra,” ungkap Dr. Efi.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah proposal hibah tidak terlepas dari kesesuaian tema riset dengan misi strategis pemerintah, kedalaman substansi, kejelasan luaran, serta kepatuhan terhadap pedoman yang telah ditetapkan. Tema-tema riset yang selaras dengan isu strategis nasional, seperti ketahanan pangan, ekonomi hijau, pengembangan teknologi, dan kebermanfaatan masyarakat, memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam skema pendanaan kompetitif.

Dr. Efi juga memberikan motivasi kepada dosen-dosen lain agar terus membangun kebiasaan menulis proposal dan aktif mengikuti peluang pendanaan setiap tahun. Menurutnya, konsistensi menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas proposal.

“Manfaatkan kesempatan dengan selalu membuat dan mengunggah proposal setiap tahun saat call proposal BIMA dibuka, baik riset maupun pengabdian kepada masyarakat. Dengan begitu, dosen akan semakin terbiasa menulis sesuai panduan yang berlaku, sehingga proposal semakin baik dan berpeluang besar untuk lolos didanai,” pesannya.

Capaian para dosen Uniska Kediri dalam pendanaan riset dan hilirisasi tahun 2026 ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh civitas academica untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas jejaring kolaborasi, dan menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca Juga : FKIP Festival 2026 Uniska Kediri: Wadah Pengembangan Potensi, Prestasi, dan Kepercayaan Diri Peserta

Universitas Islam Kadiri Kediri berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan riset dosen, baik pada skema penelitian dasar, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, maupun hilirisasi hasil riset. Melalui capaian ini, Uniska Kediri semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi berkelanjutan.

Selamat dan sukses kepada seluruh dosen Uniska Kediri penerima Program Pendanaan Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun 2026. Semoga amanah ini membawa keberkahan, kemanfaatan, dan kemajuan bagi dunia pendidikan tinggi Indonesia.

]]>
Uniska Kediri Gelar Coaching Clinic Proposal Penelitian dan Pengabdian Hibah Kemdiktisaintek 2026 https://uniska-kediri.id/uniska-kediri-gelar-coaching-clinic-proposal-penelitian-dan-pengabdian-hibah-kemdiktisaintek-2026/ Wed, 24 Dec 2025 11:57:57 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9359 Universitas Islam Kadiri (Uniska Kediri) menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Kemdiktisaintek Tahun 2026 pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Aula Gedung E Lantai II Uniska Kediri. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh dosen dari berbagai program studi di lingkungan Uniska Kediri.

Kegiatan coaching clinic ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas serta sesuai dengan ketentuan dan skema hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Uniska Kediri menghadirkan Dr. Lusy Tunik Muharlisiani, M.Pd. dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sebagai narasumber. Narasumber menyampaikan materi secara komprehensif mengenai strategi penyusunan proposal, mulai dari perumusan judul, penyusunan latar belakang, penentuan kebaruan (novelty), hingga penyesuaian luaran dengan indikator penilaian hibah Kemdiktisaintek.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan konsultasi proposal. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan sekaligus memperoleh masukan langsung terkait draf proposal yang sedang disusun, sehingga diharapkan dapat meningkatkan peluang proposal untuk lolos pendanaan.

Baca Juga : Uniska Kediri Dukung Pembinaan Atlet Futsal Usia Muda melalui AFKOT Super League 2025

Melalui kegiatan coaching clinic ini, Uniska Kediri menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di kalangan dosen sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta upaya meningkatkan kontribusi akademik yang berdampak bagi masyarakat.

]]>
Inovasi Nanopartikel Herbal sebagai Solusi Natural Anti-PMK https://uniska-kediri.id/inovasi-nanopartikel-herbal-sebagai-solusi-natural-anti-pmk/ Sat, 22 Nov 2025 01:18:34 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9046 Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menjadi ancaman serius bagi sektor peternakan Indonesia. Gelombang kasus yang muncul pada awal 2025 tidak hanya menurunkan performa produksi ternak ruminansia, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi besar bagi peternak. Di tengah tantangan keterbatasan efektivitas vaksin dan keterjangkauan distribusinya, muncul urgensi untuk menghadirkan pendekatan alternatif yang lebih adaptif, salah satunya melalui penggunaan imunostimulan berbasis bahan alam. Di sinilah gagasan inovatif dari Dr. Efi Rokana, S.Pt., MP., Dekan Fakultas Pertanian UNISKA Kediri, menemukan relevansinya.

Dalam penelitiannya yang berjudul “Inovasi Nanopartikel Kitosan Kombinasi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) dan Biji Durian (Durio zibethinus) sebagai Natural Immunostimulan Anti-PMK di Indonesia.”  yang memperoleh Hibah Penelitian Fundamental Kemdiktisaintek, Dr. Efi mengembangkan Morrio-NP, nanopartikel kitosan yang dikombinasikan dengan daun kelor (Moringa oleifera) dan biji durian (Durio zibethinus). Kedua bahan herbal ini dikenal memiliki kandungan antioksidan tinggi, sementara teknologi nanopartikel dipilih karena mampu meningkatkan bioavailabilitas senyawa aktif sehingga efektivitasnya sebagai imunostimulan alami lebih optimal. Pendekatan ini bukan hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga memanfaatkan potensi lokal yang selama ini belum banyak dieksplorasi di bidang peternakan.

Kebaruan Morrio-NP terletak pada kemampuannya untuk diaplikasikan sebagai suplemen pakan yang mendukung sistem kekebalan tubuh ternak sekaligus bekerja sebagai agen anti-virus alami. Teknologi nanopartikel memungkinkan senyawa aktif herbal bekerja lebih efisien dalam tubuh ternak, menjadikannya alternatif yang menjanjikan dibandingkan metode konvensional. Bagi dunia akademik, penelitian ini membuka ruang baru bagi riset nanomaterial dalam bidang kesehatan hewan, dan berpotensi menghasilkan produk berdaya saing tinggi yang dapat dipatenkan.

Selain kontribusi ilmiah, penelitian ini memiliki dampak strategis bagi wilayah Kediri dan Indonesia secara luas. Dengan tingginya ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap sektor peternakan, penurunan kasus PMK menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas produksi dan kesejahteraan peternak. Inovasi berbasis bahan lokal seperti Morrio-NP mampu menawarkan solusi yang tidak hanya murah dan mudah diperoleh, tetapi juga lebih adaptif terhadap kondisi lapangan. Jika berhasil dioptimalkan, inovasi ini dapat memperkuat ketahanan peternakan nasional secara berkelanjutan.

Sebagai penutup, Dr. Efi menekankan pentingnya riset yang berpihak pada kebutuhan masyarakat serta selaras dengan arah kebijakan nasional. Ia mendorong sivitas akademika untuk memilih topik penelitian yang memiliki kebaruan, relevansi kuat terhadap permasalahan riil, dan dilakukan melalui kolaborasi lintas disiplin. Melalui pendekatan semacam ini, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai motor inovasi yang menghasilkan solusi konkret bagi tantangan sektor pertanian dan peternakan masa kini.

]]>
Uniska Kediri Pertahankan Klaster Madya, Targetkan Peningkatan di Tahun Depan https://uniska-kediri.id/uniska-kediri-pertahankan-klaster-madya-targetkan-peningkatan-di-tahun-depan/ Thu, 13 Nov 2025 02:57:23 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8954 Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hasil Klasterisasi Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang resmi diumumkan pada 4 November 2025 oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Uniska Kediri berhasil mempertahankan posisinya di Klaster Madya untuk tahun kedua berturut-turut.

Capaian ini menunjukkan komitmen Uniska Kediri dalam menjaga kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi bukti bahwa upaya peningkatan mutu akademik dan kolaborasi penelitian terus berjalan konsisten.

Klasterisasi perguruan tinggi dilakukan berdasarkan kinerja riset dan pengabdian kepada masyarakat periode 2022–2024, dengan data yang terintegrasi dari SINTA (Science and Technology Index). Penilaian mencakup berbagai indikator, seperti publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, kolaborasi penelitian, serta dampak kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Uniska Kediri, drh. Ertika Fitri Lisnanti, M.Si, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian ini.

“Pencapaian Klaster Madya ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika, terutama para dosen yang terus berjuang dalam melaksanakan penelitian, pengabdian, serta menulis berbagai luaran ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas dedikasi dan semangat kolaboratif yang telah ditunjukkan,” ujar drh. Ertika.

Ia menambahkan bahwa mempertahankan posisi ini merupakan tantangan tersendiri di tengah dinamika penilaian yang semakin ketat.

“Kami terus berupaya menjaga konsistensi mutu penelitian dan pengabdian. Namun, kami tidak akan berhenti di sini, tahun depan kami menargetkan peningkatan menuju Klaster Utama,” tegasnya.

Lebih dari sekadar peringkat, capaian ini menjadi refleksi komitmen Uniska Kediri untuk terus menghadirkan riset dan pengabdian yang relevan, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional.

Baca juga: Terpilih Sebagai Duta Literasi Keuangan OJK, Mahasiswa Uniska Kediri Ajak Generasi Muda Melek Finansial

Informasi lengkap mengenai hasil Klasterisasi Perguruan Tinggi Tahun 2026 dapat diakses melalui laman: https://sinta.kemdiktisaintek.go.id atau https://bima.kemdiktisaintek.go.id

]]>
LPPM Uniska Kediri Berikan Apresiasi kepada Dosen Berprestasi Melalui “SINTA Top Score 3 Years Appreciation 2025” https://uniska-kediri.id/lppm-uniska-kediri-berikan-apresiasi-kepada-dosen-berprestasi-melalui-sinta-top-score-3-years-appreciation-2025/ Fri, 07 Nov 2025 03:50:27 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8895 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri memberikan apresiasi kepada sepuluh dosen berprestasi melalui ajang SINTA Top Score 3 Years Appreciation 2025 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam pengembangan publikasi ilmiah.

Sepuluh penerima penghargaan tersebut adalah Edwin A. Buniarto (456), Nunik Helliusiatiningsih (422), Lina Saptaria (419), Efi Rokana (404), Anita Sumelyia Dewi (374), Riska Nurtantyo Sarbini (361), Wawan Herry Setyawan (355), Dyah Nurul Afiah (353), Ahmad Idris (349), dan Diana Ambarwati (322). Seluruh penerima mendapatkan sertifikat penghargaan, sementara dua peraih skor tertinggi memperoleh hadiah khusus berupa gratis pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam bentuk hak cipta.

Ketua LPPM Uniska Kediri, drh. Ertika Fitri Lisnanti, M.Si, menjelaskan bahwa nilai SINTA (Science and Technology Index) merupakan akumulasi dari publikasi ilmiah dosen yang terindeks nasional maupun internasional, jumlah sitasi atau tingkat keterbacaan karya ilmiah, serta kepemilikan HKI, buku ber-ISBN, dan karya inovatif lainnya. Skor SINTA yang tinggi mencerminkan produktivitas, konsistensi, dan reputasi akademik dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Ertika menuturkan bahwa capaian SINTA tidak hanya menjadi indikator kinerja tridharma perguruan tinggi, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi dosen untuk memperoleh hibah penelitian, memperluas jejaring kolaborasi riset, serta mengangkat reputasi Uniska di tingkat nasional maupun global.

Baca juga: LPPM Uniska Kediri Gelar Pelatihan Sinkronisasi SINTA dan Sitasi untuk Dosen

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen Uniska untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah, sehingga mampu memperkuat posisi Uniska Kediri sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdampak, dan berdaya saing global,” ujarnya.

]]>
Monitoring dan Evaluasi Hibah Internal Uniska Kediri 2025: LPPM Dorong Penelitian Berkualitas dan Tepat Waktu https://uniska-kediri.id/monitoring-dan-evaluasi-hibah-internal-uniska-kediri-2025-lppm-dorong-penelitian-berkualitas-dan-tepat-waktu/ Thu, 16 Oct 2025 06:29:42 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8761 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Kadiri menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Internal Tahun 2025 pada Kamis, 16 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di ruang kelas lantai 7 Gedung Ulil Albab.

Kegiatan ini diikuti oleh 70 dosen penerima hibah internal yang mempresentasikan kemajuan penelitian dan pengabdian di hadapan para reviewer yang telah ditunjuk. Pelaksanaan monev dibagi ke dalam lima ruang kelas sesuai kelompok dan reviewer masing-masing, sehingga seluruh proses berjalan efektif dan terstruktur. Adapun jajaran reviewer yang berperan dalam kegiatan ini meliputi Dr. Nisa Mutiara, A.Md., S.Sos., M.Si.; Dr. Lina Saptaria, S.Pd., MM.; Dr. Mahfud Fahrazi, S.HI., MH.; Dr. Riska Nurtantyo Sarbini, ST., MT.; Dr. T. Ir. Nunuk Helilusiatiningsih, MP.; Dr. Ahmad Idris, SE., MM.; serta drh. Ertika Fitri Lisnanti, M.Si.

Kepala LPPM, drh. Ertika Fitri Lisnanti, M.Si., menegaskan bahwa monev hibah internal ini merupakan agenda rutin yang bertujuan memastikan kualitas dan akuntabilitas pelaksanaan penelitian serta pengabdian. Beliau mengimbau para dosen penerima hibah untuk melaksanakan penelitian sesuai kaidah ilmiah, termasuk kepatuhan terhadap metodologi yang benar, etika penelitian, serta pengelolaan administrasi yang rapi agar hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Kadiri (UNISKA Kediri) yang telah memfasilitasi penyelenggaraan monev mulai dari penyediaan fasilitas ruang, pendampingan administrasi hingga dukungan sistem unggah laporan, sehingga proses monitoring dan evaluasi dapat berjalan efektif dan terstruktur. (parafrase dan pengembangan apresiasi).

Peserta monev berasal dari berbagai program studi dan bidang mulai pertanian, ekonomi, pendidikan, hingga ilmu hukum dan teknik, dengan judul-judul penelitian dan pengabdian yang beragam, misalnya pemberdayaan TKI/PMI di Malaysia, literasi keuangan untuk migran, pengembangan produk UMKM, penerapan AI dalam seleksi penerimaan calon pegawai, hingga kajian hukum terkait hak politik pekerja migran.

Kegiatan Monev Hibah Internal 2025 ini menjadi salah satu langkah penting LPPM Uniska Kediri dalam mendorong peningkatan kualitas riset dan pengabdian, sekaligus memastikan setiap program hibah menghasilkan luaran yang nyata dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat luas.

]]>
PLTS Off-Grid Uniska Kediri, Solusi Listrik Desa yang Didukung PT Bintang Kadiri https://uniska-kediri.id/plts-off-grid-uniska-kediri-solusi-listrik-desa-yang-didukung-pt-bintang-kadiri/ Thu, 11 Sep 2025 05:18:39 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8543 Dalam upaya partisipasi aktif dalam mendukung ketahanan energi Nasional, terutama energi baru dan terbarukan, Fakultas Teknik Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri resmi mempresentasikan proposal riset PLTS Off-Grid di hadapan jajaran pimpinan PT Bintang Kadiri. Presentasi yang berlangsung pada Rabu, 10 September 2025, pukul 10.30 WIB di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Kantor Pusat Uniska ini menjadi momentum penting bagi kampus dalam memperkuat kiprah riset energi terbarukan sekaligus membangun sinergi dengan dunia industri.

Tim FT Project PLTS terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa lintas program studi Teknik Elektro, Teknik Komputer, dan Teknik Industri. Tim peneliti dipimpin oleh Yanu Shalahuddin, S.T., M.T., dengan anggota Iska Yanuartanti, S.T., M.T., Iin Kurniasari, S.Kom., M.Si., M.Kom., A. Anas Haikal, S.Si., M.MT., dan Supriyanto.

Proyek ini mengusung konsep Perancangan Sistem Kelistrikan Rumah Tangga Berbasis PV (Photo Voltaic) Array Off-Grid, yakni panel surya mandiri yang tidak terkoneksi dengan jaringan PLN. Sistem ini ditujukan untuk masyarakat di daerah terpencil, dengan uji coba akan dilakukan pada perumahan subsidi berukuran 18 m² di wilayah pedesaan.

Dalam sesi presentasi, tim menekankan aspek teknis, manfaat sosial, hingga potensi pengembangan skala besar. Dukungan nyata datang dari Direktur Utama PT Bintang Kadiri, Dr. H. Rinto Harno, S.Mn., M.M., yang langsung menyatakan persetujuan sekaligus komitmen untuk mendanai penuh proyek tersebut.

Sementara itu, Ketua peneliti, Yanu Shalahuddin, S.T., M.T., optimistis hasil riset ini akan memberi dampak besar bagi masyarakat. “Proyek ini bukan hanya pengembangan teknologi, tetapi juga bentuk nyata kontribusi Uniska dalam menghadirkan energi bersih yang terjangkau,” tegasnya.

Baca juga: Terangi Negeri: Kolaborasi UNISKA Kediri dan Bintang Kadiri Kembangkan PLTS untuk Desa Tanpa Listrik

Dengan langkah ini, Uniska Kediri menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mampu melahirkan solusi inovatif untuk menjawab tantangan energi masa depan.

]]>
Terobosan Pertanian Berkelanjutan: Pupuk Nano ‘Nikasil’ Inovasi Unggulan Dosen UNISKA Kediri untuk Ketahanan Pangan https://uniska-kediri.id/terobosan-pertanian-berkelanjutan-pupuk-nano-nikasil-inovasi-unggulan-dosen-uniska-kediri-untuk-ketahanan-pangan/ Fri, 11 Jul 2025 01:58:41 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=7447 “Kebaruan dari penelitian ini adalah mengombinasikan nanourea, nanokalium berbahan dasar kulit pisang, dan nanosilika berbahan dasar sekam padi dalam bentuk nanofluid, yang kemudian diaplikasikan ke tanaman padi dan jagung manis,” ungkap Aulia Dewi Rosanti, S.Si., M.Sc., Ketua Tim Peneliti dari Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri. Inovasi ini lahir dari kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan merupakan kelanjutan dari pengembangan pupuk nano “Kasil” yang sebelumnya sukses diterapkan pada tanaman jagung manis di tahun 2024.

Aulia Dewi Rosanti, S.Si., M.Sc., Ketua Peneliti dari UNISKA, dan Prof. Dr. Yuly Kusumawati, M.Si., Ph.D., dari ITS. Pertemuan ini membahas hasil sintesis nano urea yang telah diperoleh serta merumuskan langkah lanjutan mencakup analisis material pupuk, rencana aplikasi, dan teknik sintesis pupuk Nikasil yang akan dikembangkan.

Pupuk Nikasil menggabungkan tiga unsur hara esensial dalam bentuk nano—nanourea (Nitrogen), nanokalium (Kalium), dan nanosilika (Silika). Semua bahan ini berasal dari limbah organik: kulit pisang dan abu sekam padi. “Penggunaan pupuk konvensional secara berlebihan telah menimbulkan banyak permasalahan, mulai dari pencemaran lingkungan hingga inefisiensi penyerapan nutrisi oleh tanaman,” jelas Aulia. “Melalui pendekatan nanoteknologi, kami berupaya meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara secara signifikan dan menekan kehilangan nutrisi akibat pencucian dan limpasan air. Ini adalah langkah maju untuk pertanian kita yang lebih berkelanjutan.”

Teknologi sintesis menggunakan metode ultrasonikasi memastikan ukuran partikel nano sangat kecil, yakni antara 10–100 nm. Ukuran ini memungkinkan pupuk diserap lebih optimal oleh jaringan tanaman, sehingga meningkatkan efisiensi dan mengurangi pemborosan nutrisi.

Penelitian ini didanai melalui skema Penelitian Dasar Fundamental Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) selama dua tahun. “Pada tahun pertama, kami fokus pada sintesis nanourea dan aplikasinya pada tanaman jagung manis, dengan target luaran berupa publikasi jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q3,” papar Aulia. Sementara pada tahun kedua, pengembangan diarahkan pada formulasi lengkap pupuk nanofluid Nikasil dan aplikasinya pada dua jenis tanaman: padi dan jagung manis. Target output pada tahun kedua ini adalah publikasi jurnal bereputasi Scopus Q2.

Koordinasi Penelitian Tim Peneliti UNISKA dan ITS pada tahun 2024, sebagai langkah awal kolaborasi pengembangan pupuk nano berbasis limbah organik untuk ketahanan pangan nasional. 

Uji coba lapangan dilakukan dengan dua rancangan: Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial untuk jagung manis dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk padi. Parameter yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang tongkol, berat tongkol, kadar kemanisan (untuk jagung), serta tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang malai, dan persentase bobot gabah (untuk padi).

“Penelitian ini akan menghasilkan produk berupa pupuk nanofluid Nikasil dengan formulasi tepat yang dibutuhkan oleh tanaman pangan dan hortikultura,” tegas Aulia. “Apabila aplikasinya berhasil meningkatkan produksi, kami berharap produk ini dapat diproduksi secara massal dan didistribusikan kepada petani dalam bentuk nanofluid.”

Kolaborasi lintas keilmuan antara dosen Kimia dan Agroteknologi UNISKA menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Tim UNISKA terdiri dari Aulia Dewi Rosanti, S.Si., M.Sc. (Ketua Peneliti), Fahmi Hidayat, S.Si., M.Si., Widyana Rahmatika, S.P., M.P., dan Nur Fitriyah, S.P., M.P. Sementara tim mitra dari ITS terdiri dari Prof. Dr. Yuly Kusumawati, M.Si., Ph.D. (Kepala Program Sarjana Kimia) dan Prof. Dr. Yatim Lailun Ni’mah, M.Si., Ph.D. (Kepala Prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia). Penelitian ini dilaksanakan mulai Juni hingga Desember 2025.

Baca juga: Ciptakan Pengalaman Nyata, UNISKA Kediri Gelar Praktikum Budidaya Melon Premium

Proyek pupuk Nikasil bukan sekadar prestasi akademik, melainkan representasi konkret visi Kampus Berdampak yang diusung UNISKA. Melalui riset berbasis kebutuhan masyarakat dan pemanfaatan limbah lokal menjadi solusi teknologi tinggi, UNISKA Kediri membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang hadir memberi solusi nyata atas persoalan bangsa, khususnya ketahanan pangan dan adaptasi terhadap krisis iklim. “Harapan kami, Nikasil bisa menjadi solusi nyata bagi petani Indonesia dalam meningkatkan hasil panen, terutama di tengah ancaman krisis pangan dan perubahan iklim,” pungkas Aulia.

]]> Terangi Negeri: Kolaborasi UNISKA Kediri dan Bintang Kadiri Kembangkan PLTS untuk Desa Tanpa Listrik https://uniska-kediri.id/terangi-negeri-kolaborasi-uniska-kediri-dan-bintang-kadiri-kembangkan-plts-untuk-desa-tanpa-listrik/ Mon, 30 Jun 2025 14:13:16 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=7306 Dalam semangat mendorong kemandirian bangsa melalui pengembangan energi terbarukan, Program Studi Teknik Elektro Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri resmi menjalin kolaborasi riset dengan PT Bintang Kadiri, sebuah perusahaan konstruksi yang berbasis di Kabupaten Kediri.

Tim riset Teknik Elektro UNISKA dan manajemen PT Bintang Kadiri berdiskusi intens dalam membahas langkah strategis pengembangan pembangkit listrik tenaga surya untuk daerah belum terjangkau PLN.

Riset ini berfokus pada pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala rumah tangga untuk masyarakat yang tinggal di daerah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN, khususnya dengan daya rendah 450–900 Watt. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program “Kampus Berdampak”, di mana perguruan tinggi hadir tidak hanya sebagai pusat akademik, namun juga sebagai agen perubahan sosial dan teknologi di masyarakat. Kolaborasi ini selaras dengan salah satu Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, yaitu “Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi dan pengembangan ekonomi hijau.”

Pertemuan pembahasan riset digelar pada Senin, 30 Juni 2025 di Kampus UNISKA Kediri. Dari pihak PT Bintang Kadiri hadir secara langsung H. Rinto Harno, S.Mn., M.M., selaku Direktur, bersama jajaran manajemen. Sementara dari pihak Prodi Teknik Elektro Uniska hadir Danang Erwanto, S.T., M.T. (Koordinator Prodi), Yanu Shalahuddin, S.T., M.T. (Ketua Tim Riset), dan Iska Yanuartanti, S.T., M.T. (Anggota Tim Riset).

Danang Erwanto, S.T., M.T. bersama jajaran dosen dan peneliti Prodi Teknik Elektro UNISKA siap berkolaborasi dengan dengan Direktur PT Bintang Kadiri, H. Rinto Harno, S.Mn., M.M., guna merancang riset PLTS berbasis kebutuhan masyarakat.

H. Rinto Harno, S.Mn., M.M. menyampaikan bahwa PT Bintang Kadiri merasa terpanggil untuk dapat terlibat dalam mendorong solusi energi berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Kami melihat riset ini bukan hanya sebagai proyek teknologi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Energi adalah kebutuhan dasar. Ketika kita mampu menghadirkannya di tempat-tempat yang selama ini gelap, kita sesungguhnya sedang menerangi harapan masyarakat. Ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata dunia usaha terhadap kemandirian energi nasional.”

Sementara itu, Danang Erwanto, S.T., M.T. menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi dan industri dalam menjawab tantangan strategis bangsa. “Riset ini bukan sekadar proyek akademik, tapi bentuk nyata kepedulian kami sebagai insan kampus dalam mendukung program strategis nasional. Kami ingin Uniska hadir di tengah masyarakat dengan solusi yang aplikatif, berdampak, dan mendukung agenda besar Indonesia menuju swasembada energi melalui pendekatan ekonomi hijau.”

Menanggapi kolaborasi ini, Yanu Shalahuddin, S.T., M.T. selaku Ketua Tim Riset, juga menyampaikan apresiasi dan optimismenya. “Kami sangat mengapresiasi kepercayaan dari PT Bintang Kadiri. Dukungan ini memacu kami untuk menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga solutif secara sosial. Kami ingin menghadirkan sistem PLTS yang benar-benar bisa diterapkan di lapangan, dengan efisiensi dan keberlanjutan sebagai prinsip utama. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami dalam menjawab tantangan energi nasional dari ruang laboratorium hingga pelosok negeri.”

Riset ini akan dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, desain sistem PLTS skala kecil, pengujian teknis, hingga penerapan langsung di wilayah sasaran. Diharapkan, hasil riset ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam mempercepat kemandirian energi desa, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, dan memperkuat posisi energi hijau dalam agenda pembangunan nasional. Kolaborasi ini juga menjadi inspirasi bahwa inovasi dan kepedulian sosial dapat berjalan seiring, menjadikan Uniska sebagai kampus yang berdampak, solutif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

 

]]>
Sisihkan Puluhan Peserta, Tim Peneliti UNISKA Kediri Raih Dana Program Penelitian Pembangunan Dari Pemerintah Kota Kediri https://uniska-kediri.id/sisihkan-puluhan-peserta-tim-peneliti-uniska-kediri-raih-dana-program-penelitian-pembangunan-dari-pemerintah-kota-kediri/ Tue, 27 Jun 2023 08:51:46 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=3691

Tim peneliti Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri yang beranggotakan Srikalimah, S.E., M.M. (program studi Akuntansi) dan Dr. Ujang Syahrul Mubarok, SS., SE., M.Si., MM (program studi Manajemen) telah berhasil menyisihkan 86 tim pengusul yang berpartisipasi pada program Penelitian Pembangunan Kota Kediri Tahun 2023. Melalui laman resminya, pada tanggal 21 Juni 2023, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kediri telah mengumumkan bahwa Tim Peneliti Uniska Kediri bersama 4 tim pengusul dengan program terbaik lainnya berhak mendapatkan dana penelitian pembangunan dari pemerintah daerah kota Kediri sebesar 20 juta rupiah.

Konsep brilian yang ditawarkan tim peneliti Uniska Kediri yang dituangkan dalam proposal penelitian berjudul “Penyelesaian Kredit Macet pada Pelaku Usaha UMKM terhadap Pembiayaan Modal Usaha KURNIA Kota Kediri” menambah daftar prestasi yang diraih oleh dosen di Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri. Tema yang diangkat oleh tim masuk dalam kategori skema penanganan kredit macet program KURNIA di mana tujuannya sejalan dengan luaran kegiatan, yaitu untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan sebagai landasan kebijakan dalam rangka pembangunan di Kota Kediri yang lebih baik.

Srikalimah mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih timnya tersebut. “Saya sangat bangga karena berhasil mengharumkan nama Universitas Islam Kadiri dalam program ini. Selain itu, saya merasa bahwa sebagai akademisi, saya ingin bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Kediri yang berkelanjutan atau Sustainable Development Goal”, ujarnya.

Untuk diketahui, Program Penelitian Pembangunan Kota Kediri merupakan program melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kediri. Program ini merupakan wujud komitmen nyata Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kediri terhadap upaya percepatan pembangunan di Kota Kediri. Para akademisi dari universitas di Kota Kediri diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam memberikan masukan atau rekomendasi sebagai upaya percepatan pembangunan Kota Kediri dalam bentuk karya ilmiah. Program yang telah dibuka pendaftarannya sejak 22 Mei 2023 dan ditutup pada 16 Juni 2023 ini mengambil 5 proposal terpilih yang akan didanai dalam melakukan penelitian di tahap selanjutnya. Adapun nilai pendanaan yang diberikan adalah Rp. 20.000.000,-/per proposal.

 

]]>