Akademik – Universitas Islam Kadiri https://uniska-kediri.id Excellent in Quality Thu, 29 Jan 2026 06:27:32 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://uniska-kediri.id/wp-content/uploads/2023/01/cropped-uniska-fav-32x32.png Akademik – Universitas Islam Kadiri https://uniska-kediri.id 32 32 Fakultas Pertanian Uniska Kediri Kenalkan Dunia Kampus Lewat Program SIT In untuk Siswa SMA/SMK/MA se-Kediri Raya https://uniska-kediri.id/fakultas-pertanian-uniska-kediri-kenalkan-dunia-kampus-lewat-program-sit-in-untuk-siswa-sma-smk-ma-se-kediri-raya/ Thu, 29 Jan 2026 06:27:32 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9484 Fakultas Pertanian Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri menggelar Program SIT In (Study and Immersion Teaching) berupa kuliah dan praktikum sehari bagi siswa SMA/MA/SMK pada Kamis 29 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 siswa dari 10 sekolah yang berasal dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian Uniska Kediri, Dr. Efi Rokana, S.Pt., M.P. Dalam sambutannya, ia menyambut dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta SIT In yang hadir bersama para guru pendamping dari masing-masing sekolah. Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme para siswa yang ingin mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang pertanian.

Dr. Efi Rokana menjelaskan bahwa Program SIT In merupakan bentuk komitmen Fakultas Pertanian Uniska Kediri dalam memberikan kesempatan kepada siswa SMA/MA/SMK untuk merasakan langsung pengalaman menjadi mahasiswa selama satu hari. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh gambaran perkuliahan, tetapi juga mengenal suasana akademik, fasilitas laboratorium, serta praktik pembelajaran yang ada di Fakultas Pertanian Uniska Kediri.

Setelah acara pembukaan, para siswa mendapatkan materi dan motivasi dari Endro Puji Astoko, S.P., M.Agr., dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Uniska Kediri. Dalam sesi tersebut, ia memberikan motivasi kepada peserta agar berani bermimpi, menentukan masa depan pendidikan sejak dini, serta melihat sektor pertanian dan agribisnis sebagai bidang yang memiliki peluang besar, inovatif, dan menjanjikan di masa depan.

Selanjutnya, para peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengikuti kegiatan praktik secara bergiliran di Laboratorium Agribisnis, Laboratorium Peternakan, dan Laboratorium Agroteknologi. Pada Laboratorium Agribisnis, siswa-siswi mendapatkan pengetahuan mengenai berbagai produk olahan pertanian agribisnis, proses pengemasan, hingga pengenalan nilai tambah produk sebagai peluang usaha.

Di Laboratorium Peternakan, para peserta memperoleh pengalaman langsung melakukan pasteurisasi susu sapi dan pengemasan produk susu, serta belajar proses pembuatan pakan ternak. Sementara itu, di Laboratorium Agroteknologi, siswa-siswi diajak mempraktikkan pembuatan media tanam dan kompos, serta melakukan kegiatan penanaman cabai sebagai bagian dari pembelajaran budidaya tanaman. Sebagai penutup kegiatan, para peserta mendapatkan oleh-oleh berupa susu sapi, pupuk organik, dan tanaman cabai hasil praktik yang telah mereka lakukan selama mengikuti Program SIT In.

Salah satu peserta, Mayya Candi, siswi SMK Negeri 1 Plosoklaten, mengaku mendapatkan pengalaman yang luar biasa dan sangat menarik. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memberinya kesempatan untuk mencoba langsung berbagai praktik, mulai dari pembuatan susu, pakan ternak, pupuk, hingga pengenalan produk agribisnis. Menurutnya, laboratorium yang dimiliki Fakultas Pertanian Uniska Kediri sangat lengkap dan mendukung proses pembelajaran secara langsung.

Baca Juga : Pegadaian Hadirkan Literasi Keuangan Festival TRING di Uniska Kediri, Edukasi Investasi Emas yang Aman dan Praktis

Program SIT In menjadi salah satu wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian Universitas Islam Kadiri Kediri dalam mendekatkan dunia perguruan tinggi dengan siswa SMA/MA/SMK. Melalui pengalaman kuliah dan praktikum sehari di program studi Agribisnis, Agroteknologi, dan Peternakan, Fakultas Pertanian Uniska Kediri berupaya membuka wawasan peserta terhadap kehidupan akademik serta peluang studi di bidang pertanian yang aplikatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

]]>
Fakultas Pertanian Uniska Kediri Tingkatkan Kompetensi Riset Mahasiswa Peternakan melalui Pelatihan Analisis Data SPSS https://uniska-kediri.id/fakultas-pertanian-uniska-kediri-tingkatkan-kompetensi-riset-mahasiswa-peternakan-melalui-pelatihan-analisis-data-spss/ Thu, 22 Jan 2026 10:39:36 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9453 Fakultas Pertanian Universitas Islam Kadiri (Uniska Kediri) menyelenggarakan Pelatihan Analisis Data Korelasi dan Regresi Menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) serta Konsep Penelitian Survei dan Observasi Lapang di Bidang Peternakan pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Agribisnis Gedung E Lantai II Fakultas Pertanian Uniska Kediri.

Pelatihan tersebut diikuti oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Peternakan. Materi analisis data korelasi dan regresi menggunakan SPSS disampaikan oleh Vifi Nurul Choirina, S.P., M.Sc., sementara materi konsep penelitian survei dan observasi lapang di bidang peternakan disampaikan oleh Dr. Endang Sapta Hari Sosiawati, S.Pt., M.P. Kegiatan dipandu oleh moderator Navita Maharani, S.P., M.P.

Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Uniska Kediri dan dihadiri Ketua Program Studi Peternakan, Ketua Program Studi Agribisnis, serta dosen Matematika Statistik Fakultas Pertanian. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian menyampaikan bahwa pelatihan analisis data melalui kolaborasi internal ini merupakan upaya sinergi dan penguatan mutu hasil penelitian mahasiswa, khususnya dalam bidang pertanian dan peternakan.

Lebih lanjut disampaikan, ke depan program pelatihan analisis data akan terus dikembangkan dengan memperbanyak variasi alat analisis selain SPSS. Fakultas Pertanian Uniska Kediri juga menargetkan terbentuknya Pusat Analisis Data Statistik Pertanian dan Peternakan sebagai pusat penguatan riset bagi mahasiswa dan dosen.

Baca Juga : HIPMI PT Uniska Kediri Gelar Pelatihan Kader I dan Forum Bisnis: Membaca Peluang di Tengah Krisis

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu menguasai konsep penelitian survei dan observasi lapang secara lebih komprehensif serta memiliki keterampilan dalam melakukan analisis data korelasi dan regresi menggunakan SPSS. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Pertanian Uniska Kediri dalam meningkatkan kualitas akademik dan kesiapan mahasiswa menghadapi penelitian tugas akhir maupun penelitian terapan di bidang peternakan.

]]>
Menikmati Proses, Meraih Prestasi: Kisah Lulusan Terbaik FKIP Uniska Kediri https://uniska-kediri.id/menikmati-proses-meraih-prestasi-kisah-lulusan-terbaik-fkip-uniska-kediri/ Thu, 27 Nov 2025 23:22:13 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9121 Datang dari Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Aldyth Fadhlur Rochman Al Fauzan menempuh perjalanan jauh untuk belajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uniska Kediri. Ribuan kilometer dari rumah, ia menemukan lingkungan baru yang memberinya ruang untuk tumbuh—bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai pembelajar yang memahami bahwa pendidikan tak sekadar teori, melainkan pengalaman yang membentuk cara pandang dan karakter.

Dalam penelitiannya, Aldyth mengangkat topik yang dekat dengan kehidupan generasi sekarang: “The Impact of Using YouTube on English Listening Comprehension.” Ia melihat bahwa YouTube bukan hanya platform hiburan, tetapi juga media yang berpotensi kuat dalam membantu proses pembelajaran, terutama kemampuan listening bahasa Inggris. Dari sinilah ia ingin membuktikan bahwa aktivitas sehari-hari dapat menjadi jembatan untuk memahami bahasa dan memperluas wawasan.

Perjalanan kuliahnya juga tidak lepas dari tantangan. Aldyth harus membagi waktu antara kuliah, organisasi, dan Program Kampus Merdeka yang ia ikuti. Ketiganya menuntut fokus dan komitmen berbeda, sehingga ia sempat merasakan beratnya beban aktivitas. Namun perlahan, ia mulai menata jadwal, menentukan prioritas, serta menjaga komunikasi dengan dosen agar semuanya berjalan seimbang. Dukungan teman dan lingkungan kampus yang hangat membuat proses tersebut semakin mudah dijalani.

Menjelang kelulusannya, Aldyth menyampaikan pesan bagi adik-adik tingkat agar tidak terburu-buru dalam menjalani kuliah. Menurutnya, setiap orang memiliki ritme belajarnya sendiri. Menikmati proses, berani bertanya, dan berdiskusi dengan dosen maupun kakak tingkat adalah bagian penting dari menjadi pembelajar yang sesungguhnya. Pendidikan, baginya, bukan hanya soal buku, tetapi juga tentang belajar dari orang-orang di sekitar.

Ke depan, Aldyth berencana bekerja terlebih dahulu sebelum melanjutkan studi S2, guna memahami kebutuhan dunia kerja secara nyata. Ia berharap ilmu yang ia peroleh dapat bermanfaat bagi banyak orang dan menjadi bekal dalam menentukan arah kariernya di masa mendatang.

Baca Juga : Konsisten Berkarya dan Berkontribusi: Kisah Lulusan Terbaik Teknik Elektro Uniska Kediri

Sebagai fakultas yang terus berkembang, FKIP Uniska Kediri hadir dengan komitmen menghadirkan pendidikan yang humanis, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui dosen-dosen yang terbuka untuk berdiskusi, lingkungan belajar yang nyaman, serta dukungan terhadap program-program inovatif mahasiswa, FKIP Uniska menjadi ruang ideal bagi calon pendidik dari berbagai daerah untuk mengembangkan potensi dan membangun masa depan pendidikan Indonesia.

]]>
Konsisten Berkarya dan Berkontribusi: Kisah Lulusan Terbaik Teknik Elektro Uniska Kediri https://uniska-kediri.id/konsisten-berkarya-dan-berkontribusi-kisah-lulusan-terbaik-teknik-elektro-uniska-kediri/ Thu, 27 Nov 2025 23:04:26 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9118 Ubeid Brimbi Sentiaki, mahasiswa asal Kabupaten Nganjuk, berhasil meraih predikat lulusan terbaik Program Studi Teknik Elektro Uniska Kediri pada Wisuda Sarjana ke-45 tahun 2025. Perjalanan studinya menggambarkan bahwa ketekunan, rasa ingin tahu, dan kemauan untuk terus belajar dapat membawa mahasiswa mencapai puncak prestasi. Di tengah padatnya mata kuliah teknik yang menuntut ketelitian, ia terus menjaga ritme belajar dan tidak pernah ragu menjelajahi hal-hal baru yang memperluas kemampuan teknisnya.

Dalam tugas akhir, Ubeid memilih topik yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memberi solusi nyata bagi masyarakat. Melalui skripsi berjudul “Perancangan dan Implementasi Model-View-ViewModel (MVVM) dan Repository dalam Aplikasi Pelacakan Transportasi Satria Route Finder Berbasis Android,” ia melanjutkan inovasi timnya yang pernah menjadi bagian dari INOTEK Kota Kediri 2024. Pendekatan ini memungkinkan aplikasi pelacakan transportasi menjadi lebih stabil, mudah dikembangkan, dan mampu menyajikan informasi rute yang akurat. Bagi Ubeid, teknologi harus hadir untuk menyelesaikan masalah riil, bukan hanya sebagai teori di atas kertas.

Selama menempuh pendidikan, ia menjalani tantangan yang tidak ringan. Mulai dari padatnya tugas aplikatif khas Teknik Elektro, hingga kesibukan organisasi yang menuntut manajemen waktu yang baik. Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah ketika ia menghadapi mata kuliah dari dosen yang dikenal “killer”. Meski demikian, justru di situlah ia menemukan tantangan intelektual yang membuatnya semakin kritis dan tekun. Tugas yang sedikit tetapi penuh jebakan konsep memaksanya menggabungkan beberapa formula dan memperluas pemahaman. Selain itu, ia menilai para dosen Teknik Elektro sebagai sosok yang kompeten dan suportif. Ia hanya berharap fasilitas laboratorium komputer dapat ditingkatkan, terutama bagi konsentrasi Komputer dan Kontrol yang membutuhkan ruang praktik lebih intensif.

Menjelang akhir perbincangan, Ubeid menyampaikan pesan yang ia tujukan kepada adik-adik tingkat yang masih berjuang menempuh kuliah di Uniska Kediri. Ia mengingatkan bahwa belajar tidak boleh bergantung pada mood. “Ilmu itu seperti matahari sore—indah tapi cepat hilang kalau tidak kita kejar,” ujarnya. Ia mendorong mahasiswa untuk terus konsisten, berani bertanya ketika tidak paham, dan tidak gengsi meminta bantuan teman. Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan terus-menerus akan membentuk karakter seorang pembelajar sejati. “Keep growing, keep glowing,” pesannya.

Sebagai lulusan terbaik, Ubeid membawa visi besar untuk masa depan. Ia berencana masuk dunia profesional yang relevan dengan keahliannya, sambil terus meningkatkan skill dan membuka peluang untuk studi lanjut. Lebih dari itu, ia ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui proyek teknologi, edukasi, dan inovasi yang bermanfaat. Semangat inilah yang mencerminkan kualitas lulusan Uniska Kediri yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan lingkungan sekitar.

Baca Juga : Wisudawan Terbaik Fakultas Hukum, Mengkaji Sound Horeg dalam Perspektif Hukum Pidana

Sebagai program studi yang terus berkembang, Teknik Elektro Uniska Kediri hadir dengan komitmen mencetak lulusan berkompeten yang siap menghadapi perubahan dunia teknologi. Didukung dosen profesional, kurikulum aplikatif, serta atmosfer akademik yang mendorong kreativitas dan inovasi, Teknik Elektro Uniska menjadi rumah bagi para calon engineer yang ingin bertumbuh dan berprestasi. Prestasi Ubeid menjadi bukti bahwa lingkungan akademik yang tepat mampu melahirkan talenta unggul yang siap berkontribusi bagi industri maupun masyarakat luas.

]]>
Uniska Kediri Sukses Gelar International Conference and Call for Paper 2nd ICAMEKA 2025 https://uniska-kediri.id/uniska-kediri-sukses-gelar-international-conference-and-call-for-paper-2nd-icameka-2025/ Thu, 27 Nov 2025 08:55:28 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9106 Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri kembali menegaskan kiprahnya di dunia akademik dengan menggelar International Conference and Call for Paper – 2nd ICAMEKA 2025 pada Kamis, 27 November 2025, melalui platform virtual Zoom. Konferensi yang mengangkat tema “The Role of Research in Economics, Management, Accounting in Realizing Sustainable Development” ini melibatkan berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional sebagai co-host, menghadirkan kolaborasi akademik luas yang mendorong pertukaran gagasan serta penguatan publikasi ilmiah.

Konferensi dibuka oleh Rektor Uniska Kediri, Prof. Dr. H. Bambang Yulianto, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dari berbagai negara. Ia menegaskan bahwa tema besar ICAMEKA sejalan dengan komitmen Uniska Kediri dalam memperkuat penelitian sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Rektor menekankan bahwa kampus ini berdiri di atas prinsip keunggulan, keberlanjutan, dan dampak sosial, yang diwujudkan melalui inovasi ilmiah dan kolaborasi lintas disiplin maupun lintas negara.

Selaras dengan gagasan yang disampaikan rektor, Dekan Fakultas Ekonomi Uniska Kediri, Dr. Ujang Syahrul Mubarok, SS., SE., M.Si., MM., menekankan pentingnya kontribusi akademisi dalam isu pembangunan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan tidak dapat dicapai tanpa keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Dekan mengajak seluruh peserta menjadikan ICAMEKA sebagai ruang bersama untuk memperkuat kontribusi ilmiah dan menyusun strategi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang.

ICAMEKA 2025 menghadirkan tujuh pembicara dari Indonesia, Australia, Nepal, Amerika Serikat, dan Timor Leste. Di antaranya: Yayat Cadarajat (Perwakilan Bank Indonesia Kediri), Gunaro Setiawan, Ph.D (Griffith University, Australia), Assoc. Prof. Dr. Sanju K. S (Tribhuvan University, Nepal), Jacob Jen H, BBA (Truton University, USA), Dr. Alfredo D. S, MPA (Universidade Dili, Timor Leste), serta dua akademisi nasional yaitu Dr. Prihat A dan Dr. Karari B.P dari Uniska Kediri. Kehadiran para akademisi dari berbagai negara ini menjadikan konferensi lebih kaya perspektif dan relevan dengan dinamika global.

Pada sesi paparan salah satu keynote speaker, Yayat Cadarajat, selaku Perwakilan Bank Indonesia Kediri, menyoroti tantangan dunia dalam menghadapi Triple Planetary Crisis: perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kerentanan tinggi karena karakter geografis kepulauan serta keterbatasan sistem pengelolaan limbah. Menurutnya, solusi strategis yang sedang menjadi fokus adalah penerapan circular economy melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Pemerintah telah menempatkan ekonomi sirkular sebagai prioritas dalam visi transformasi ekonomi 2045, sementara Bank Indonesia mendukung melalui pembiayaan hijau, penyediaan green data, dan penguatan kebijakan makroprudensial yang ramah lingkungan.

Selain memperkaya wawasan, ICAMEKA 2025 juga membuka peluang publikasi ilmiah melalui jurnal terindeks Sinta 3, 4, dan 5, jurnal nasional, prosiding konferensi, hingga book chapter. Tema penelitian yang diakomodasi meliputi ekonomi, manajemen, akuntansi, ekonomi syariah, administrasi bisnis, kewirausahaan, serta studi relevan lainnya yang bertumpu pada isu keberlanjutan. Konferensi ini tidak hanya menjadi wadah bagi peneliti untuk mempresentasikan gagasan terbaiknya, tetapi juga ruang strategis untuk memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas publikasi.

Baca Juga : Cerdas Finansial Sejak di Kampus, Yuk Belajar Manajemen Keuangan!

Melalui penyelenggaraan 2nd ICAMEKA 2025, Fakultas Ekonomi Uniska Kediri menegaskan posisinya sebagai institusi yang progresif dan visioner dalam merespons isu-isu global. Konferensi ini sekaligus menjadi bukti komitmen kampus dalam menghadirkan riset yang berdampak, memperkuat kolaborasi internasional, serta mendorong lahirnya inovasi akademik yang berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun dunia.

]]>
Wisudawan Terbaik Fakultas Hukum, Mengkaji Sound Horeg dalam Perspektif Hukum Pidana https://uniska-kediri.id/wisudawan-terbaik-fakultas-hukum-mengkaji-sound-horeg-dalam-perspektif-hukum-pidana/ Thu, 27 Nov 2025 00:05:23 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9097 Ketekunan dan konsistensi belajar mengantarkan Yulia Trianing Putri meraih predikat lulusan terbaik Fakultas Hukum Uniska Kediri pada Wisuda Sarjana ke-45 Tahun 2025. Sosoknya dikenal sebagai mahasiswa yang tidak hanya disiplin, tetapi juga mampu menjaga motivasi diri di tengah berbagai tantangan akademik. Kepada adik tingkat, Yulia berpesan agar tidak mudah menyerah dan tetap berusaha hadir kuliah meski rasa malas atau lelah datang, karena proses itu adalah kunci pembentukan karakter mahasiswa yang unggul.

Dalam karya akademiknya, Yulia mengangkat isu yang tengah marak di masyarakat melalui skripsinya berjudul Tinjauan Yuridis Terhadap Kerusakan yang Diakibatkan oleh Pengeras Suara (Sound Horeg) Ditinjau dari Hukum Pidana Positif. Ia memilih tema tersebut karena keresahan pribadi terhadap suara keras serta tingginya fenomena penggunaan sound horeg yang menimbulkan gangguan bagi lingkungan. Melalui penelitian tersebut, Yulia tidak hanya menyajikan analisis hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian akademis terhadap persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Selama menempuh pendidikan di Uniska Kediri, Yulia mengaku merasakan suasana akademik yang nyaman dan suportif. Para dosen yang kompeten serta fasilitas kampus yang memadai menjadi fondasi penting yang membantunya menyelesaikan studi dengan prestasi tinggi. Tantangan terbesar justru datang dari dirinya sendiri, yaitu membangun keyakinan bahwa ia mampu melewati setiap proses dengan maksimal, sebuah mentalitas yang ia bentuk selama berkuliah di Fakultas Hukum.

Baca Juga : Inspiratif! Inilah Lulusan Terbaik Fakultas Ekonomi Uniska Kediri di Wisuda Sarjana ke-45

Prestasi Yulia menjadi bukti konsistensi Fakultas Hukum Uniska Kediri dalam melahirkan lulusan yang berkarakter, adaptif, serta memiliki kepekaan terhadap isu-isu hukum dan sosial. Fakultas Hukum berkomitmen terus menghadirkan lingkungan belajar yang berkualitas, didukung dosen profesional dan fasilitas yang memadai, sehingga mampu mencetak generasi hukum yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat maupun dunia profesional.

]]>
Inspiratif! Inilah Lulusan Terbaik Fakultas Ekonomi Uniska Kediri di Wisuda Sarjana ke-45 https://uniska-kediri.id/inspiratif-inilah-lulusan-terbaik-fakultas-ekonomi-uniska-kediri-di-wisuda-sarjana-ke-45/ Wed, 26 Nov 2025 23:40:17 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9094 Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri kembali melahirkan dua lulusan terbaik pada Wisuda Sarjana ke-45 Tahun 2025 dari Program Studi Manajemen dan Akuntansi. Keduanya tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki rekam jejak perjuangan, ketekunan, serta visi besar untuk masa depan. Suparyanto dari Prodi Manajemen dan Alisa Qurrota A’yun Khoirul Bariyah dari Prodi Akuntansi menjadi sosok inspiratif yang membuktikan bahwa keberhasilan adalah hasil dari konsistensi, komitmen, dan keberanian menghadapi proses.

Suparyanto, mahasiswa asal Musi Rawas, Sumatera Selatan, menjadi lulusan terbaik Prodi Manajemen berkat perjalanan studinya yang penuh tantangan sekaligus kisah keteguhan. Menikah pada semester tiga dan menghadapi kondisi keluarga yang makin kompleks ketika istrinya mengandung anak kembar pada semester akhir, Suparyanto harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, dan tanggung jawab keluarga. Meski demikian, ia mampu menyelesaikan studinya dengan baik berkat manajemen waktu yang disiplin, komunikasi intens dengan dosen pembimbing, serta tekad yang kuat. Baginya, mahasiswa harus memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin dengan aktif berorganisasi, membangun relasi, dan terus mengingat alasan awal mengapa mereka memilih berkuliah.

Dalam penelitiannya, Suparyanto mengangkat judul “Dampak Mediasi Keputusan Donasi pada Pengaruh antara Persepsi Donatur dan Brand Image terhadap Loyalitas Donatur di Lembaga Sosial Muslim Kediri Peduli (MKP)”. Topik ini ia pilih karena ingin melihat bagaimana konsep pemasaran dapat diterapkan dalam lembaga nonprofit dalam membangun kepercayaan dan loyalitas donatur. Setelah lulus, ia bertekad mengembangkan Sekolah Kuttab Abdullah Bin Mas’ud hingga jenjang SMA, membangun perusahaan, dan mendirikan lembaga sosial. Suparyanto juga memiliki cita-cita untuk terlibat dalam dunia politik sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, sembari tetap membuka peluang melanjutkan studi ke jenjang S2.

Selanjutnya, Alisa Qurrota A’yun Khoirul Bariyah, mahasiswi asal Kediri, meraih posisi sebagai lulusan terbaik dari prodi akuntansi Uniska Kediri, dengan konsistensi energi positif dan dedikasi tinggi pada proses akademik. Alisa dikenal aktif berorganisasi sekaligus tetap menjaga performa perkuliahan. Tantangan terbesar baginya adalah mengatur waktu antara organisasi, kuliah, dan penyusunan skripsi. Namun, ia mampu melewatinya dengan membuat jadwal prioritas serta memaksimalkan dukungan keluarga dan teman. Alisa selalu berpesan kepada adik tingkat untuk tidak menunda tugas, tetap konsisten, serta berani bertanya ketika menemui kesulitan.

Skripsi Alisa berjudul “Pengaruh Green Banking Disclosure dan Social Banking terhadap Nilai Perusahaan dengan Banking Sustainable Performance sebagai Variabel Mediasi.” Ia memilih tema tersebut karena isu keberlanjutan dan perbankan hijau merupakan tren penting dalam industri keuangan modern. Melalui penelitiannya, Alisa ingin melihat bagaimana sektor perbankan dapat memberikan dampak lingkungan dan sosial sekaligus meningkatkan nilai perusahaan. Ke depan, Alisa bercita-cita bekerja di bidang akuntansi, membangun usaha sendiri untuk membuka lapangan kerja, serta melanjutkan studi S2. Ia juga ingin berkontribusi dalam literasi keuangan dan pemberdayaan generasi muda.

Baca Juga : Tiga Srikandi Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian Uniska Kediri

Prestasi dua lulusan terbaik ini menjadi bukti bahwa Fakultas Ekonomi Uniska Kediri terus mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi bagi dunia profesional maupun sosial. Dengan dukungan dosen yang kompeten, fasilitas kampus yang terus berkembang, serta lingkungan akademik yang kondusif, Uniska Kediri menjadi ruang bertumbuh bagi mahasiswa untuk mewujudkan mimpi. Kisah Suparyanto dan Alisa menegaskan bahwa perjalanan menuju kesuksesan adalah perpaduan antara tekad, pengorbanan, dan keberanian untuk terus melangkah.

]]>
Tiga Srikandi Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian Uniska Kediri https://uniska-kediri.id/tiga-srikandi-lulusan-terbaik-fakultas-pertanian-uniska-kediri/ Wed, 26 Nov 2025 00:00:37 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=9085 Fakultas Pertanian Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri kembali menghadirkan kebanggaan melalui tiga srikandi lulusan terbaik dari Program Studi Agroteknologi, Peternakan, dan Agribisnis. Prestasi mereka tidak hanya tercermin dari capaian akademik dengan IPK tinggi, tetapi juga dari perjalanan studi yang penuh dedikasi, kerja keras, serta komitmen dalam menyelesaikan tugas akhir yang bermanfaat bagi masyarakat. Ketiga srikandi ini menjadi cerminan kualitas pendidikan dan pembinaan akademik di Fakultas Pertanian Uniska Kediri.

Aktasyah Sanghika Marga asal Kediri berhasil meraih predikat lulusan terbaik dengan IPK 3,90 pada program studi Agroteknologi. Aktasyah yang menempuh studi sambil bekerja ini mengangkat penelitian berjudul “Pengaruh Media Tanam dan Jenis Anggrek Terhadap Pertumbuhan Anggrek Hasil Kultur Jaringan”. Ia memilih topik tersebut karena melihat tingginya potensi ekonomi anggrek sekaligus ingin memberikan kontribusi pada efisiensi produksi anggrek dalam negeri. “Kuncinya komunikasi dengan dosen dan manajemen waktu, apalagi saya mengambil kelas malam,” ujarnya. Aktasyah menyampaikan bahwa dosen-dosen di Agroteknologi sangat berkompeten dan suportif. Setelah lulus, ia berencana fokus mengembangkan usaha anggrek miliknya.

Selanjutnya, Nur Evi Maritiani asal Blitar tampil sebagai lulusan terbaik Program Studi Peternakan dengan IPK 3,93. Ia meneliti “Uji Perbedaan Sampah Organik Pasar dan Silase Sampah Organik Pasar Terhadap Kualitas Fisik dan Tingkat Penerimaan Kambing”, sebuah penelitian yang ia pilih karena memiliki nilai praktis bagi pemanfaatan limbah organik. Tantangan yang paling berkesan baginya adalah membagi waktu antara kuliah, organisasi, dan kegiatan lain. “Kuncinya membuat prioritas dan menjaga komunikasi,” tuturnya. Ia menilai Uniska Kediri memiliki dosen suportif, fasilitas memadai, serta lingkungan akademik yang kondusif. Setelah lulus, dirinya berencana mengembangkan karier dan melanjutkan studi bila ada kesempatan.

Dari Program Studi Agribisnis, Putri Dewi Masitoh, mahasiswi kelahiran Riau, berhasil memperoleh IPK 3,92. Ia mengangkat skripsi berjudul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Usaha Budidaya Ikan Gurami di Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung”, sebuah topik yang ia pilih karena cakupan agribisnis yang luas, termasuk sektor perikanan. Putri menilai perkuliahan di Uniska Kediri sangat nyaman dengan dosen yang ramah dan lingkungan yang bersih, meski menurutnya Fakultas Pertanian perlu penambahan ruang kelas. Setelah menyelesaikan studi, Putri berencana kembali membantu ayahnya mengembangkan perkebunan keluarga.

Ketiga lulusan terbaik ini sepakat memberikan pesan kepada adik tingkat mereka agar tidak menunda tugas, menjaga konsistensi belajar, serta menyelesaikan apa pun yang sudah dimulai dengan versi terbaik diri sendiri. Kisah tiga srikandi lulusan Fakultas Pertanian Uniska Kediri ini menjadi inspirasi bahwa keberhasilan bukan sekadar nilai akademik, tetapi juga tentang ketekunan, keberanian, dan komitmen dalam menapaki proses menuju masa depan.

]]>
Cerdas Finansial Sejak di Kampus, Yuk Belajar Manajemen Keuangan! https://uniska-kediri.id/cerdas-finansial-sejak-di-kampus-yuk-belajar-manajemen-keuangan/ Sun, 23 Nov 2025 05:46:47 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8974 Di balik istilah yang terdengar “serius” dan penuh hitungan, manajemen keuangan sejatinya adalah seni dalam mengelola kehidupan. Hal itu diungkapkan oleh dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri, Trisnia Widuri, SE., MM, saat menjelaskan makna penting manajemen keuangan bagi mahasiswa dan masyarakat luas.

Menurut Trisnia, manajemen keuangan adalah proses merencanakan, mengatur, mengarahkan, dan mengendalikan penggunaan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. “Dalam konteks sederhana, manajemen keuangan membantu seseorang atau lembaga memahami bagaimana uang diperoleh, digunakan, diinvestasikan, dan dikelola agar memberikan manfaat sebesar-besarnya,” jelasnya.

Lebih dari sekadar mengatur angka, Trisnia menegaskan bahwa manajemen keuangan juga mencakup pengambilan keputusan yang bijak dalam mengelola dana. Mulai dari menentukan prioritas pengeluaran, merancang anggaran, hingga menilai risiko dan keuntungan dari setiap langkah finansial.

“Ilmu ini melatih mahasiswa untuk berpikir analitis dan hati-hati. Setiap keputusan keuangan punya risiko dan konsekuensi, sehingga mereka belajar mempertimbangkan data, perencanaan, dan tujuan jangka panjang,” ujarnya.

Trisnia menambahkan, bagi mahasiswa ekonomi, mempelajari manajemen keuangan bukan hanya penting secara akademik, tetapi juga secara pribadi. Melalui mata kuliah ini, teori tentang pasar, investasi, dan kebijakan keuangan dapat diterapkan secara nyata misalnya bagaimana perusahaan mengambil keputusan investasi atau bagaimana individu mengatur keuangannya di tengah perubahan ekonomi.

“Pemahaman yang baik tentang keuangan menjadi bekal penting di hampir semua bidang kerja ekonomi baik di perbankan, akuntansi, investasi, maupun manajemen bisnis,” tuturnya.

Namun, manfaat ilmu ini tidak berhenti di dunia profesional saja. Trisnia menekankan bahwa manajemen keuangan juga sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa dapat belajar mengatur uang saku, menabung, menghindari utang konsumtif, hingga mulai berinvestasi sejak dini.

“Dengan begitu, mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak secara finansial,” tambahnya.

Di akhir penjelasannya, Trisnia menyimpulkan bahwa manajemen keuangan bukan sekadar ilmu menghitung uang, melainkan seni mengelola kehidupan melalui keputusan finansial yang bijak.

Baca juga: Semangat Berbagi, Uniska Kediri Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Kediri

“Bagi mahasiswa ekonomi, memahami manajemen keuangan berarti memahami jantung dari aktivitas ekonomi itu sendiri yaitu bagaimana uang bergerak, tumbuh, dan memberi dampak bagi individu maupun masyarakat,” pungkasnya.

]]>
Pemahaman Morphosyntax, Kunci bagi Guru Bahasa untuk Mengajarkan Struktur Bahasa Secara Efektif https://uniska-kediri.id/pemahaman-morphosyntax-kunci-bagi-guru-bahasa-untuk-mengajarkan-struktur-bahasa-secara-efektif/ Thu, 20 Nov 2025 05:12:09 +0000 https://uniska-kediri.id/?p=8967 Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri, M. Syaichul Muchyidin, S.Pd., M.Pd atau yang sering dipanggil Pak Kiddin oleh para mahasiswanya, menegaskan pentingnya pemahaman morphosyntax bagi calon guru bahasa, khususnya guru bahasa Inggris. Menurutnya, morphosyntax merupakan fondasi utama dalam memahami bagaimana bahasa bekerja secara struktural dan fungsional.

Dalam wawancara, Kiddin menjelaskan bahwa morphosyntax adalah cabang linguistik yang menggabungkan dua bidang utama, yaitu morfologi dan sintaksis. Morfologi mempelajari pembentukan kata dari morfem yaitu unsur terkecil yang memiliki makna sedangkan sintaksis membahas bagaimana kata-kata tersebut disusun menjadi kalimat yang bermakna.

“Guru yang memahami morphosyntax tidak hanya mengajarkan aturan tata bahasa, tetapi juga membantu siswa memahami mengapa sebuah kalimat terbentuk seperti itu dan bagaimana perubahan bentuk kata dapat mengubah maknanya,” jelas Kiddin.

Ia menambahkan, kemampuan memahami morphosyntax juga membantu guru dalam menilai kesalahan berbahasa siswa dengan lebih akurat. Misalnya, ketika siswa melakukan kesalahan dalam penggunaan tenses atau susunan kata, guru dapat menelusuri akar masalahnya dari sisi morfologi atau sintaksis.

“Pemahaman ini membuat proses mengajar lebih bermakna, karena guru tidak hanya mengoreksi, tetapi juga bisa menjelaskan alasan linguistik di balik kesalahan itu,” tambahnya.

Menurutnya, morphosyntax juga memiliki peran penting dalam pengembangan keterampilan menulis dan berbicara siswa. Guru yang memahami struktur bahasa dengan baik dapat membantu siswa menyusun kalimat yang lebih efektif dan komunikatif.

Baca juga: Inovasi Uniska Kediri Unggul, Tim Temulanggan Raih Juara Favorit Bidang Ekonomi

Kiddin juga berharap mahasiswa calon guru bahasa dapat memperdalam pemahaman terhadap aspek-aspek linguistik seperti morphosyntax, karena hal itu akan menjadi bekal penting dalam membentuk generasi guru yang tidak hanya mahir berbahasa, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap struktur dan makna bahasa yang diajarkan.

]]>